Breaking News:

Berita Belitung

Perangi Narkoba 300 Napi dan 73 Pegawai Lapas Narkotika Pangkalpinang Dites Urine

Genderang perang terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas Kelas IIA Narkotika Pangkalpinang, terus ditabuh.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Ist/Lapas Narkotika Pangkalpinang
Test urine secara acak terhadap 300 narapidana dan 73 pegawai sekaligus pemusnahan hasil razia Handphone, Selasa (29/6/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Genderang perang terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas Kelas IIA Narkotika Pangkalpinang, terus ditabuh.

Berbagai upaya terus dilakukan guna mewujudkan Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2021.

Diantaranya melakukan test urine secara acak terhadap 300 narapidana dan 73 pegawai sekaligus pemusnahan hasil razia handphone, Selasa (29/06/2021)

Kalapas Kelas IIA Narkotika Pangkalpinang, Sugeng Hardono, menegaskan tidak segan-segan
menindak narapidana yang melanggar tata tertib di dalam Lapas.

Tindakan tegas tersebut berupa pencabutan hak-hak narapidana hingga ditempatkan ke dalam kamar pengasingan dan perpindahan hingga ke luar lapas di Bangka Belitung.

"Begitu juga dengan petugas apabila terbukti melanggar kami tidak segan-segan untuk menjatuhkan hukuman disiplin sesuai dengan peraturan yang ada, jika mengarah kepada pidana saya sendiri akan menyerahkan kepada aparat penegak hukum guna diproses," tegasnya.

Test urine secara acak terhadap 300 narapidana dan 73 pegawai sekaligus pemusnahan hasil razia Handphone, Selasa (29/6/2021)
Test urine secara acak terhadap 300 narapidana dan 73 pegawai sekaligus pemusnahan hasil razia Handphone, Selasa (29/6/2021) (Ist/Lapas Narkotika Pangkalpinang)

Menurut Sugeng, dalam upaya memberantas peredaran dan penyalhgunaan jajaran lapas tidak bisa bekerja sendiri. 

Dibutuhkan sinergitas serta dukungan seluruh stakeholder.  Termasuk dukungan keluarga narapidana.

"Kami tidak bisa bekerja sendirian, butuh dukungan dari keluarga dan masyarakat” sehingga pembinaan kepada narapidana narkotika dapat berjalan dengan baik, dan Alhamdulillah semuanya negatif, sekali lagi saya tidak segan segan bertindak tegas bila ada Indikasi keterlibatan baik napi maupun petugas," tandas Sugeng.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved