Breaking News:

Berita Sungailiat

Merokok Sembarang di Kabupaten Bangka Kena Denda Hingga Penjara Enam Bulan 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka tak segan memberikan sanksi tegas kepada perokok yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2014

Penulis: Magang1 | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Bupati Bangka, Mulkan saat menandatangani komitmen bersama implementasi Gerakan Masyarakat dan Perda KTR di Hotel ST 12, Sungailiat, Kamis (1/7/2021).(Bangkapos.com/Mg1 Cepi) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka tak segan memberikan sanksi tegas kepada perokok yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2014 tentang kawasan tanpa rokok (KTR).

Bahkan jika warga kedapatan merokok di tempat yang sudah ditentukan, dapat dikenakan sanksi denda sebesar Rp50.000, hingga kurungan penjara selama enam bulan.

"Mereka diberikan sanksi pertama teguran lisan secara persuasif. Apabila, tetap melanggar automatis kita kenakan Perda yang telah kita tetapkan sanksi administrasi minimal Rp50.000," kata Bupati Bangka, Mulkan kepada Bangkapos.com, Kamis (1/7/2021).

Menurut Mulkan, di dalam Perda tersebut ada beberapa tempat yang telah ditentukan berbagai KTR seperti di fasilitas pelayanan kesehatan, sekolah, fasilitas umum, tempat ibadah, tempat kerja, angkutan umum hingga fasilitas olahraga.

"Bukan berarti kita melarang masyarakat secara total untuk tidak boleh merokok. Tetapi, mereka harus bisa mengatur (tata cara merokok -red) di tempat yang telah kita tentukan," jelas dia.

Lanjut bupati, untuk pengawasan KTR sendiri nantinya akan ada Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Perda yang siap membidik masyarakat yang melanggar sehingga pemerintah daerah bisa mengambil kebijakan tersebut.

"Nanti ada Satpol PP dan leading sektor seperti dinas kesehatan terhadap penegakan Perda tersebut. Jadi, kalau ada masyarakat yang melanggar terhadap tempat yang telah kita tentukan akan kita berikan ketegasan secara advokasi secara persuasif," tegasnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved