Agus, Tahanan Tangkapan Densus 88 Anti Teror Dikabarkan Kabur, Begini Kata Kapolda Babel
Agus, Tahanan Tangkapan Densus 88 Anti Teror Dikabarkan Kabur, Begini Kata Kapolda Babel
Penulis: Antoni Ramli | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM, BANGKA - As (Agus) satu dari dua terduga teroris jaringan Bangka Belitung, dikabarkan kabur.
Informasi yang diperoleh harian ini dari Laporan Informasi yang beredar, terduga teroris As melarikan diri dari ruang pemeriksaan (pengamanan) Polda Babel.
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, menyebut belum menerima laporan soal kabar kaburnya As tersebut.
Untuk memastikan informasi tersebut, Anang menyebut dirinya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
"Belum ada laporan ke saya, saya cek dulu ya, bentar ya," ujar Anang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (1/7/2021) malam.
Baca juga: Kagetnya Warga Kace Kabupaten Bangka Saat Densus 88 Anti Teror Gerebek Rumah, Ada Senjata di Kamar
Setengah jam berlalu, bangkapos.com kembali mencoba menghubungi telepon seluler Anang, namun belum ada jawaban.
AS, warga Gang Rintis, Desa Kace, Kecamatan Mendobarat tersebut sebelumnya, ditangkap tim Densus 88 Anti Teror Polri bersama Tim Polda Bebel, Rabu ( 30/6/2021) kemarin. Dia ditangkap dari kediamannya.
Tersangka kemudia dibawa dan diamankan di Polda Babel (ruang khusus Satgaswil densus 88 AT, dengan penjagaan ketat oleh anggota.
Sekitar jam 14.30-19.30 dilakukan penggeledahan rumah tersangka Aa dan terduga jaringan teroris Sumarsono alias Sono.
Dari rumah As, polisi menyita barang bukti berupa 2 pucuk senjata api aktif, ratusan amunisi berbagai ukuran, bagian-bagian senjata yang akan dirakit, mesin bubut dll, kegiatan berjalan lancar.
Baca juga: Rumini Terbangun Dengar Suara Mirip Tembakan, Ketakutan Lihat Polisi Kepung Rumah Terduga Teroris
Sejak Rabu (30/6/2021) sekira pukul 23.00 hingga Kamis (02.30) tim penyidik melakukan interogasi terhadap tersangka As di ruang pemeriksaan tersebut dan rencana akan dilanjutkan pemeriksaan di pagi harinya.
Saat pemeriksaan, kondisi tangan dan kaki terborgol tali ties. Sekitar pukul 03.30 anggota yang jaga mengecek ke dalam ruangan tempat di mana tersangka ditempatkan.
Namun sudah tidak ada di tempat, setelah itu langsung dilakukan pencarian dan pengejaran yang melibatkan personil Satgaswil dan Jatanras dan Ditintel Polda di sekitar Polda.
Dilanjutkan dengan penyisiran diseputaran belakang polda.
Polisi juga mengambil rekaman CCTV. Dari rekaman CCTV tersebut korban diketahui bahwa melarikan diri sekitar pukul 03.00, melalui jendela dan kabur ke daerah belakang Polda.
(Bangkapos.com / Anthoni Ramli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210701-rumah-as-terduga-teroris.jpg)