Breaking News:

Lawan Covid19

Program PEN Untuk Tekan Dampak Buruk Pandemi, Pelaku UMKM Diberikan Bantuan

Pemerintah telah menyiapkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menekan dampak buruk pandemi Covid-19.

Editor: fitriadi
Ekon.go.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika menghadiri acara “Penguatan UMKM Ciptakan Stabilitas Ekonomi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta” di Rumah Kreatif BUMN Yogyakarta, Sabtu (19/6/2021). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 di Indonesia berdampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Untuk itu Pemerintah telah menyiapkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menekan dampak buruk pandemi Covid-19.

Satu di antara yang akan mendapatkan stimulus dari program ini adalah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Program PEN dirancang untuk menstimulasi perekonomian nasional sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat, serta menyokong sektor perekonomian penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) seperti sektor UMKM dan lainnya.

Hasilnya, tren perekonomian Indonesia sudah menunjukkan ke arah kebijakan yang tepat.

“Saat ini kita fokus dengan penanganan kesehatan dan di saat bersamaan mengatasi dampak sosial ekonomi akibat Covid-19," ungkap Yustinus Prastowo, Staf Khusus Kementerian Keuangan RI dalam Dialog Produktif KPCPEN yang disiarkan di FMB9ID_IKP, Rabu (30/6/2021).

Yustinus menjelaskan, di saat seperti ini, lewat program PEN, negara hadir mengambil alih sebagian besar tanggung jawab perekonomian dengan meluncurkan berbagai stimulus ekonomi.

Yustinus menjelaskan, Pemerintah terus memperkuat stimulus ekonomi kepada pelaku UMKM dan industri, juga memperkuat perekonomian masyarakat kelas menengah ke bawah dengan menggelontorkan jaring pengaman sosial dengan beragam skema dan saluran.

“Sektor yang masih bisa bergeliat, kami fasilitasi. Sedangkan sektor yang terdampak berat, kita beri dukungan,” ujar Yustinus.

Teddy Yulianto, pengusaha pemilik Cut The Crub, mengakui di saat pandemi, pemerintah hadir di tengah situasi sulit. Bantuan program PEN yang sempat dirasakannya berbentuk bantuan langsung tunai (BLT) BPJS yang turut membantu karyawan Cut The Crab yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved