Breaking News:

Terduga Teroris di Bangka Belitung

Saat Ditangkap Mata Ditutup Lakban dan Tangan Diikat, Tapi Faktanya Terduga Teroris Bisa Kabur 

Teka teki pelarian Agus Setianto (AS), Warga Desa Kace Kecamatan Mendobarat Bangka, satu di antara dua terduga teroris, masih memancing  sejumlah pert

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Fery Laskari
Ist Kabid Humas Polda
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Maladi 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Teka teki pelarian Agus Setianto (AS), Warga Desa Kace Kecamatan Mendobarat Bangka, satu di antara dua terduga teroris, masih memancing  sejumlah pertanyaan. 

Apalagi, usai ditangkap, ada yang menyebutkan, kaki dan tangan Agus terikat tali teas, saat menjalani pemeriksaan di Ruangan Densus 88 Anti teror Polri di Gedung Sat Tahti Polda Babel.

Informasi yang diperoleh harian ini, ada dua terduga teroris asal Bangka Belitung (Babel), yang ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri, ketika itu.

Keduanya adalah Sumarsono alias Sono (S), Warga Gang Kweni RT 01, Kelurahan Gajahmada dan Agus Setianto (AS), Warga Desa Kace, Kecamatan Mendobarat, Bangka.

Keduanya sama sama berprofesi sebagai penjual air bersih.

Berdasarkan foto yang beredar, saat ditangkap mata keduanya sempat terikat lakban. Sumarsono tampak mengenakan kaus bewarna hitam.  Sementara, Agus mengenakan kaos abu abu.

Sementara, tangan keduanya diikat menggunakan dua lapis tali teist. Sedangkan bagian kaki keduanya menjulur, namun kaki Sumarsono, tidak terlihat diikat.

Pada foto, kaki Agus, tidak terlihat lantaran tertutup kursi. Saat itu Agus,  tampak duduk di lantai seraya menjulurkan kakinya.

"Waktu ditangkap dan diamankan matanya keduannya ditutup lakban, tangannya diikat karena untuk (penangkapan -red) terduga teroris memang seperti itu," kata Kabid Humas Polda Babel, Kombes (Pol) Maladi.(Bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved