Minggu, 26 April 2026

Terduga Teroris di Bangka Belitung

Beredar Rumor Terduga Teroris AS Kabur ke Sungaiselan, Camat Minta Beri Info Kalau Ada yang Lihat

Terduga Teroris atas nama Agus Setianto alias AS (44) yang sempat kabur beberapa waktu lalu, kini dirumorkan berada di wilayah Sungaiselan

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
bangkapos.com/kolase
Agus Setianto, terduga teroris yang kabur dari Polda Babel 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Terduga Teroris atas nama Agus Setianto alias AS (44) yang sempat kabur beberapa waktu lalu, kini dirumorkan berada di wilayah Sungaiselan, Bangka Tengah.

Sebelumnya, AS yang diduga terlibat jaringan teroris JAD ditangkap dikediamannya, Rabu (30/6/2021) siang.

Keesokan harinya, Kamis (1/7/2021) sekira pukul 03.30 WIB, AS kabur dari Polda Bangka Belitung dengan informasi terakhir mengenakan baju kaus polos berwarna abu-abu.

Berdasarkan informasi dari percakapan digrup WhatsApp, terdapat informasi yang menghimbau untuk berwaspada karena terduga AS dikabarkan terakhir berada di Sungaiselan.

Menanggapi hal tersebut, Camat Sungaiselan Suhimin menyampaikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi dengan informasi tersebut.

Menurutnya, sampai saat ini belum ada laporan yang masuk mengenai keberadaan terduga AS di Sungaiselan.

"Kami dan Polsek Sungaiselan akan terus memantau, termasuk kanit intel dan tetap mengharapkan bantuan informasi dari masyarakat," jelas Suhimin.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pihak kepolisian Polsek Sungaiselan akan terus mewanti-wanti jalur laut pelabuhan Sungaiselan.

"Masyarakat jangan heboh, tetap tenang dan kalau ada info, segera sampaikan ke pihak keamanan terdekat," imbau Suhimin.

Tangkapan layar percakapan tentang keberadaan AS di Sungaiselan yang beredar di Whatsapp
Tangkapan layar percakapan tentang keberadaan AS di Sungaiselan yang beredar di Whatsapp (Tangkapan layar Whatsapp)

Beredar di WhatsApp Terduga Teroris Lari ke Sungaiselan

Diberitakan sebelumnya sebuah chat percakapan di salah satu grup WhatsApp memuat informasi tentang kabar terdugaAgus Setianto AS yang melarikan diri ke daerah Sungaiselan, Bangka Tengah.

Dalam percakapan tersebut tertulis imbauan menjaga kewaspadaan karena beredar informasi yang menyebutkan bahwa terduga teroris AS terkahir kali berada di wilayah Sungaiselan.

Diberitakan Bangkapos.com sebelumnya diketahui bahwa terduga AS telah kabur dari Polda Bangka Belitung sekitar pukul 03.30 WIB pada hari Kamis (01/07/2021) tepat satu hari setelah ditangkap.

Informasi dari pihak kepolisian diketahui terakhir kali AS kabur dengan mengenakan baju kaus polos berwarna abu-abu.

Memiliki ciri-ciri fisik berupa potongan rambut gondrong dan terurai sebatas bahu serta memiliki jenggot dan tahi lalat yang cukup besar dipipi sebelah kanan.

Menanggapi isu kaburnya AS ke daerah Sungaiselan, Kapolsek Sungaiselan Iptu Muhammad Boy Akbar menyampaikan bahwa dirinya belum mendapatkan laporan apapun terkait hal tersebut.

"Saya belum mendapatkan laporan apapun baik dari masyarakat maupun dari Polda," ucap Boy.

Boy mengatakan, bahwa baik ia maupun anggotanya belum ada mendengar kabar tersebut dan akan memastikannya.

Namun, jika memang ada masyarakat yang melihat orang dengan ciri-ciri fisik yang sama dengan terduga AS, Boy mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor ke Polsek Sungaiselan.

"Mungkin itu cuma kabar burung saja, tapi kalau ada masyarakat yang lihat, silahkan melapor kepada kami," terangnya.

Boy mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan jangan panik mendengar kabar yang belum tentu kebenarannya tersebut.

"Yang penting kita selalu waspada dan jangan termakan hoax," pesan Boy.

Belum Ada Titik Terang, Minta Doa Masyarakat

Satgas Densus 88 anti teror wilayah Bangka Belitung, terus mendalami keberadaan Agus Setianto (AS), satu dari dua terduga jaringan teroris Bangka Belitung, yang kabur sejak, Kamis (1/7/2021) lalu.

Kendati demikian, sampai saat ini Satgas Densus 88 Anti Teror wilayah Bangka Belitung, belum mendapat titik terang keberadaan Agus yang kabur melalui jendela, ruang kerja Densus 88 di Gedung Sat Tahti Polda Babel tersebut.

Kasatgaswil Bangka Belitung Densus 88/Antiteror Polri, Kombes Pol Hoiruddin Hasibuan, menyebut sampai saat ini pihaknya terus melacak keberadaan dan pelarian Agus Setianto.

Dalam pengejaran Agus tersebut, Satgaswil Bangka Belitung Densus 88 Anti Teror Polri, mendapat dukungan penuh dari semua pihak.  Termasuk di back up, tim dari Jatanras Direktorat Kepulauan Bangka Belitung serta TNI.

Mantan Kabagsumda Bagrenmin Densus 88/Antiteror Polri, itupun meminta doa masyarakat,  agar Agus bisa kembali ditangkap.

"Belum ada titik terang masih kita dalami, mohon doanya ya dan semua pihak mendukung baik insya Allah," kata Hasibuan melalui WhatsApp, Sabtu (03/07/2021).

Sejumlah barang bukti  senjata, magazine, peluru yang ditemukan polisi dari kediaman As di Desa Kace, Kecamatan Mendobarat Kabupaten Bangka.
Sejumlah barang bukti senjata, magazine, peluru yang ditemukan polisi dari kediaman As di Desa Kace, Kecamatan Mendobarat Kabupaten Bangka. (Ist)

Terekam CCTV Buka Borgol Lalu Keluar dari Jendela

Terduga teroris berinisial AS, jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bangka Belitung dikabarkan kabur.

AS ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror Polri bersama Tim Polda Bebel dikediamannya di Gang Rintis, Desa Kace, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, Rabu ( 30/06/2021) kemarin.

Ia kemudian dibawa ke Polda Bangka Belitung untuk dilakukan pemeriksaan.

Terduga teroris AS melarikan diri dari ruang pemeriksaan (pengamanan) Polda Babel, Kamis (01/07/2021).

AS, warga Gang Rintis, Desa Kace, Kecamatan Mendobarat tersebut sebelumnya, ditangkap  Tim Densus 88 Anti Teror Polri bersama Tim Polda Bangka Belitung, Rabu ( 30/6/2021) kemarin.

Dia ditangkap dari kediamannya. Tersangka kemudian dibawa dan diamankan di Polda Babel (ruang khusus Satgaswil densus 88 AT, dengan penjagaan ketat oleh anggota.

Sekitar jam 14.30-19.30 dilakukan penggeledahan rumah tersangka AS dan terduga jaringan teroris Su alias So.

Dari rumah AS, polisi menyita barang bukti berupa 2 pucuk senjata api aktif, ratusan amunisi berbagai ukuran, bagian-bagian senjata yang akan dirakit, mesin bubut dll, kegiatan berjalan lancar.

Sejak Rabu (30/6/2021) sekira pukul 23.00  hingga Kamis (01/07/2021) sekitar jam 02.3 WIB tim penyidik melakukan interogasi terhadap tersangka AS di ruang pemeriksaan tersebut dan rencana akan dilanjutkan pemeriksaan di pagi harinya.

Saat pemeriksaan, kondisi tangan dan kaki terborgol tali ties.

Sekitar pukul 03.30 anggota yang jaga mengecek ke dalam ruangan tempat di mana tersangka ditempatkan.

Namun sudah tidak ada di tempat. Setelah itu langsung dilakukan pencarian dan pengejaran yang melibatkan personil Satgaswil dan Jatanras dan Ditintel Polda di sekitar Polda.

Dilanjutkan dengan penyisiran diseputaran belakang polda. Polisi juga mengambil rekaman CCTV. 

Dari rekaman CCTV tersebut korban diketahui bahwa melarikan diri sekitar pukul 03.00 WIB, melalui jendela dan kabur ke daerah belakang Polda.

Saat Ditangkap Mata Ditutup Lakban dan Tangan Diikat

Pelarian Agus Setianto (AS), Warga Desa Kace Kecamatan Mendobarat Bangka, satu di antara dua terduga teroris, masih memancing  sejumlah pertanyaan. 

Apalagi, usai ditangkap, ada yang menyebutkan, kaki dan tangan Agus terikat tali teas, saat menjalani pemeriksaan di Ruangan Densus 88 Anti teror Polri di Gedung Sat Tahti Polda Babel.

Informasi yang diperoleh bangkapos.com, ada dua terduga teroris asal Bangka Belitung (Babel), yang ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri, ketika itu.

Keduanya adalah Sumarsono alias Sono (S), Warga Gang Kweni RT 01, Kelurahan Gajahmada dan Agus Setianto (AS), Warga Desa Kace, Kecamatan Mendobarat, Bangka.

Keduanya sama sama berprofesi sebagai penjual air bersih.

Berdasarkan foto yang beredar, saat ditangkap mata keduanya sempat terikat lakban.

Sumarsono tampak mengenakan kaus bewarna hitam.  Sementara, Agus mengenakan kaos abu abu.

Sementara, tangan keduanya diikat menggunakan dua lapis tali teist.

Sedangkan bagian kaki keduanya menjulur, namun kaki Sumarsono, tidak terlihat diikat.

Pada foto, kaki Agus, tidak terlihat lantaran tertutup kursi.

Saat itu Agus, tampak duduk di lantai seraya menjulurkan kakinya.

"Waktu ditangkap dan diamankan matanya keduannya ditutup lakban, tangannya diikat karena untuk (penangkapan -red) terduga teroris memang seperti itu," kata Kabid Humas Polda Babel, Kombes (Pol) Maladi.

Suasana rumah AS (44) terduga teroris di , setelah dilakukan penggeledahan di RT. 01, Dusun II, Desa Kace, Kabupaten Bangka. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
Belum Masuk Sel Tahanan

AS satu terduga teroris yang kabur, Kamis (01/07/2021) dini hari tadi, diketahui belum sampai masuk ke sel tahanan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Informasi yang diperoleh harian ini, saat itu Warga Gang Rintis, Desa Kace, Kecamatan Mendobarat tersebut kabur saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Densus 88 anti teror.

AS, diketahui kabur melalui jendela ruang pemeriksaan kantor Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut keterangan seorang petugas jaga tahanan yang diperoleh harian ini, nama AS belum masuk terdata di papan tulis tahanan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Kemungkinan, menurutnya saat itu AS tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

"Kalau namanya AS belum ada masuk sini (sel tahanan), mungkin masih pemeriksaan makanya belum masuk ke sini," kata seorang anggota piket yang berjaga di sel tahanan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Di sel tahanan harian ini juga sempat bertemu, petugas yang jabatannya disebut sebagai kanit. Namun, dirinya tidak bisa memberikan komentar soal kaburnya AS, mengingat bukan domain dan kewenangannya.

"Mohon maaf saya tidak bisa komentar soal itu, karena bukan kewenangan dan kapasitas saya, terimakasih," ujarnya.

Ciri-ciri dan Foto AS Terduga Teroris

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, meminta media membantu menyebarkan foto terakhir As, satu dari terduga jaringan teroris Babel, sebelum kabur, Kamis (02/07/2021).

Bedasarkan foto yang diterima harian ini dari Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Maladi,  terakhir AS mengenakan kaos abu-abu polos.

Potongan rambutnya gondrong dan terurai. Sementara panjang rambutnya sebatas bahu. Selain itu, AS juga nampak memiliki janggut.

Di pipi kiri juga terdapat tahi lalat yang berukuran cukup besar.

"Nanti saya berikan fotonya melalui kabid humas, foto yang terbaru dengan penampilan yang saat ini, pada waktu dia diperiksa sehingga masyarakat bisa melihat yang real," kata Anang.

"Kalau foto-foto yang kemarin kan dia waktu di facebook media sosial, ini foto-foto terbaru tolong sebarkan sekalian ya enggak apa-apa, ingatkan kepada masyarakat apabila menjumpai bersangkutan atas nama Agus Setianto ya, supaya dilaporkan ke kepolisian terdekat," imbuhnya.

"Intinya jangan melindungi, melidungi dia sama dengan turut serta melakukan tindakan terorisme," tegas Anang.

Jangan Bantu Pelarian

Sebelumnya Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, membenarkan AS satu dari dua terduga teroris jaringan Babel, melarikan diri dari Polda Babel.

Menurut Anang, AS melarikan diri dari ruang pemeriksaan penyidik Densus 88 anti Teror Polri, di Gedung Sat Tahti Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (1/7/2021) dini hari tadi.

"Emang kemarin waktu pemeriksaan yang bersangkutan (AS) melarikan diri sekarang ini dalam pengejaran dan terus kita pengembangan, karenakan jaringan teroris ini pasti ada juga campur tangan orang-orang sekitarnya," kata Anang, di Mapolda, Jumat (2/7/2021).

Anang, mengimbau agar masyarakat tidak membantu proses pelarian As.  Pasalnya jika terbukti, bisa dikenakan sanksi pidana.

Sejumlah barang bukti yang ditemukan polisi dari kediaman As di kawasan Kace. (Ist/Polda Babel)
Anang, juga meminta masyarakat melapor ke pihak kepolisian terdekat jika melihat atau mengetahui keberadaan AS.

"Kami juga minta bantuan rekan media menginformasikan pelarian pelaku ini, kepada masyarakat jangan membantu melindungi pelarian terduga pelaku teroris ini, karena kalau terbukti bisa kena undang-undang terorisme," imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved