Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Komunitas Pendaki Amatir Bangka Ajak Pemuda Berani Naik Gunung, Berikan Edukasi Saat Mendaki  

Komunitas Pendaki Amatir Bangka (PAB) yang kini beranggotakan sebanyak 15 orang mengajak para pemuda maupun yang sudah berkeluarga pecinta alam untuk

Penulis: Widodo | Editor: Fery Laskari
istimewa
Komunitas Pendaki Amatir Bangka (PAB) saat mendaki beberapa beberapa gunung. (IST/ Rio Arta Bendahara PAB) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Komunitas Pendaki Amatir Bangka (PAB) yang kini beranggotakan sebanyak 15 orang mengajak para pemuda maupun yang sudah berkeluarga pecinta alam untuk berani menaiki gunung. 

Komunitas Pendaki Amatir Bangka juga memberikan edukasi kepada masyarakat Bangka Belitung (Babel) khususnya dan Masyarakat Indonesia umumnya dalam mendaki gunung. 

Pendaki Amatir Bangka (PAB) ini terbentuk  pada Tahun 2015 saat itu masih berjumlah tiga orang.

Bendahara Pendaki Amatir Bangka (PAD) Rio Arta menyebutkan,  awal terbentuknya komunitas ini karena hoby dan menyukai hal-hal yang baru.

"Sebelumnya PAB belum terbentuk komunitas, hanya sekedar melampiaskan hoby saja karna hobynya sama suka ketenangan dengan alam. Pertama kita jelajah Bangka dulu Bukit Maras, Bukit Pading dan Bukit Pinter dulu, udah terbiasa jadi  gimana mencoba yang agak jauh naik gunung. Gimana sih rasanya naik gunung," ucapnya. Saat ditemui oleh Bangkapos.com, Jumat (2/7/2021) sore.

"Kebetulan tahun 2014 itu kami menonton film 5 Centimeter itu dan terinspirasi dari film itu. Jadi waktu itu kira-kira ada 8 orang yang mau ikut mendaki gunung Semeru, hanya saja semakin dekat dengan hari yang ditentukan semakin berkurang banyak yang tidak bisa karena ada pekerjaan dan yang lainnya. Dan yang hanya bisa cuman orang tiga tersebut yakni saya (Rio), Egar dan Tomi mendaki ke gunung Semeru," katanya..

Selanjutnya pada tahun 2015 dan semenjak itulah terbentuk komunitas Pendaki Amatir Bangka.

Kata Rio Arta, ternyata naik gunung ada ketertarikan sendri. Dan setiap gunung sensasinya berbeda beda. Cerita susah senangnya pun beda-beda. 

Rio Arta mengatakan, filosofi dari nama Pendaki Amatir Bangka ini karena naik gunung masih baru dalam artian coba-coba, sehingga dapatlah ide namanya Amatir karena masih berantakan dan porak-poranda sehingga terbentuklah nama Pendaki Amatir, masih modal nekat dan karena semua anggota orang Bangka jadilah komunitas Pendaki Amatir Bangka. 

Kendati namanya Pendaki Amatir Bangka, saat ini para anggota dari PAB ini sendiri tidak amatir, justru memberikan edukasi tentang safety saat mendaki gunung.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved