CPNS Bangka Belitung
Pemkot Pangkalpinang Buka Formasi Satpol PP Untuk Lulusan SMA dan SMK
Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan lulusan SMA dan SMK memang dibutuhkan untuk mengisi formasi Satpol PP dalam penerimaan CASN tahun 2021
BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG - Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan lulusan SMA dan SMK memang dibutuhkan untuk mengisi formasi Satpol PP dalam penerimaan CPNS 2021.
Pemkot Pangkalpinang membuka pendaftaran CPNS 2021 sebanyak 512 formasi CPNS dan PPPK pada tahun 2021.
Formasi CPNS sebanyak 205 terbagi dari 130 tenaga kesehatan dan 75 tenaga teknis. Sedangkan untuk formasi PPPK sebanyak 307 formasi.
Dari jumlah formasi tersebut, 10 orang untuk formasi Satpol PP.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pangkalpinang, Radmida Dawam mengatakan, formasi 10 tenaga Satpol PP masih kurang untuk Pemkot Pangkalpinang.
“Sebenarnya kita yang tamatan SMA ini memang butuh, bukan hanya Polisi Pamong Praja saja yang lainnya juga butuh dan jumlah itu sebetulnya masih kurang untuk mencukupi kekosongan kita tapi yang disetujuinya segitu,” kata Radmida, Jumat (2/7).
Ia berharap masyarakat Kota Pangkalpinang dapat memanfatkan momen pendaftaran CPNS dan PPPK ini dengan baik. Sehingga diakuinya, dapat pula menghasilkan hasil yang baik.
“Ikuti dengan serius, manfaatkan ini dengan baik sehingga menghasilkan hasil yang baik pula. Semoga yang mengikuti dengan serius dapat lulus karena ini peluang gunakan sebaik-baiknya silahkan belajar dan fokus,” tegasnya.
Masih kosong
Kabid Perencanaan, Pengadaan Mutasi dan Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang, Fahrizal mengakui hingga hari kedua pembukaan pendaftaran CASN, belum ada pendaftar yang mengisi formasi CPNS dan PPPK di Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Diakui Fahrizal, memang biasanya di waktu awal seperti ini, pelamar masih sibuk menyiapkan berkas seperti surat kesehatan hingga kelengkapan ijazah dan berkas lainnya.
“Kalau sekarang masih kosong, rata-rata orang hari pertama kedua masih bikin akun dulu dan masih melengkapi persyaratan seperti surat kesehatan untuk formasi SMA, terus ijazah, foto, jadi hari ini belum ada pendaftar sampai siang ini,” ungkap Fahrizal.
Ia memprediksi bisa jadi kemungkinan mulai ada pendaftar besok atau lusa. “Biasanya para pelamar baru mempelajari persyaratan yang harus disiapkan,” jelasnya.
Pihaknya juga memprediksi tahun ini pendaftar CASN akan lebih banyak dari tahun 2019. Sebab ada formasi SMA yang juga dincar masyarakat.
“Kalau kemarin 2019 itu kita ada 3000-an pendaftar dengan 100-an lebih formasi, prediksi kita tahun ini akan lebih banyak soalnya ada formasi SMA yang banyak menjadi incaran masyarakat,” ujarnya.
Fahrizal meminta pelamar dapat terlebih dulu mempelajari persyaratan pendaftaran dan tak terburu-buru mendaftar.
“Yang paling penting kita mempelajari persyaratan itu, jangan sampai kita melamar kita tidak memenuhi persyaratan kebanyakan seperti itu.
Seperti surat lamaran, surat pernyataan itukan harus bener-bener tuh, ijazahnya diperhatikan lagi, intinya harus teliti jangan sampai sudah tereleminasi lebih dulu dari seleksi administrasi,” tegasnya.
Ia menambahkan bagi pelamar yang merasa kesulitan saat pendaftaran bisa langsung menghubungi helpdesk call center 0822-6929-6177 pada Senin-Jumat pukul 08.00 WIB-14.00 WIB dan Sabtu pukul 09.00WIB-12.00 WIB.
“Kita tidak buka posko pelayanan untuk pendaftaran CASN ini, tapi yang merasa kesulitan bisa hubungi via whatsapp itu saja pasti kami layani,” tuturnya.
Tak Ada Tolong Menolong
Sekda Pangkalpinang, Radmida Dawam mengatakan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Pangkalpinang dilaksanakan secara murni, tanpa adanya tolong menolong.
“Kalau yang ada formasinya di pendaftaran CPNS silakan untuk segera mendaftar, dan ikuti dengan serius karena ini tidak ada yang bisa ditolong-tolong, karena sudah melalui sistem lulus itu adalah murni, atau kalau tidak lulus itulah memang yang sebenarnya,” kata Radmida, Jumat (2/7).
Menurutnya, kemampuan sendirilah yang akan menentukan kelulusan nantinya. Ia bahkan menceritakan saat dirinya mengikuti seleksi CPNS dari kemnterian.
Ia mengakui juga mempersiapkan hal yang sama, yaitu belajar, serius, dan fokus.
“Saya kemarin juga seperti itu yang penting belajar, serius, dan fokus. Saya dulu ikutnya dari pegawai kementrian di Jakarta, kita tesnya ramai di GOR, karena usaha yang keras tidak akan pernah menghianati hasil,” ujarnya. (Bangka Pos/t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/radmida-dawam131121.jpg)