Breaking News:

Berita Kriminal

Sekum Perbakin Bangka Belitung Tepis Isu Tak Sedap, Pastikan Terduga Teroris Bukan Anggotanya

Beragam komentar di media sosial (Medsos) Facebook, terkait sosok Terduga Teroris Agus Setianto alias AS (44), di antaranya komentar menyebutkan Agus

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com/kolase
Agus Setianto, terduga teroris yang kabur dari Polda Babel 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Beragam komentar di media sosial (Medsos) Facebook, terkait sosok Terduga Teroris Agus Setianto alias AS (44), di antaranya komentar menyebutkan Agus alias AS, Anggota Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) dan punya kemampuan memperbaiki senjata.

Adapun komentarnya di media sosial facebook sebagai berikut, "Ku dapat info die nie anggota Perbakin ,sering mucak senjata orang (saya dapat info dia ini anggota Perbakin, sering memperbaiki senjata orang -red)".

Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Firman membantah isu tersebut. Menurutnya, AS terduga teroris yang dimaksud, bukanlah anggota Perbakin. Firman juga memastikan, di Perbakin  tidak ada yang perbaiki senjata.

"Nggak ada kayaknya, bukan anggota perbakin. di perbakin juga nggak ada yang bisa perbaiki senjata," kata Firman, saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (3/7/2021).

Firman juga menyebut, kalau orang yang mempunyai kartu anggota Perbakin, harus memenuhi tahapan-tahapan, seperti mengikuti sertifikasi yang digelar oleh Pengurus Besar (PB) Perbaikin Pusat.

Sertifikasi yang dimaksudnya, seperti  sertifikasi tembak reaksi, dan mereka harus mengikuti sertifikasi tembak reaksi tersebut. Begitu juga bidang berburuh harus mengikuti sertifikasi berburuh.

"Tidak sembarangan orang memiliki kartu itu dan menjadi anggota perbakin. Dan harus mengikuti tahapan-tahapan yang saya sampaikan," katanya.

Ia menambahkan, kartu anggota Perbakin yang mengeluarkannya adalah Pengurus Besar Perbakin Pusat. Sementara Perbakin Provinsi Babel tidak mengeluarkan kartu anggota.

"Yang mengadakan sertifikasi PB Pusat, kalau dari provinsi hanya memantau saja. Dari PB Pusat sudah link ke Mabes Polri dalam melaksanakan sertifikasi itu," katanya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved