Breaking News:

Berita Bangka Tengah

3 Kali Refocusing Anggaran, Pemkab Bangka Tengah Alokasikan Rp116 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengalokasikan Rp116 miliar untuk penanganan covid-19 untuk tahun 2021.

Penulis: Sela Agustika | Editor: El Tjandring
(bangkapos.com/Sela Agustika)
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangka Tengah Cherlini. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengalokasikan Rp116 miliar untuk penanganan covid-19 untuk tahun 2021.

Selama pandemi covid-19, refocusing anggaran ini sudah tiga kali dilakukan yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka Tengah mencatat total refocusing yang dilakukan ini mengunakan dana alokasi umum (DAU) sebesar delapan persen dan menggunakan dana transfer umum (DTU).

"Recofusing yang kita lakukan ini di bidang kesehatan menggunakan dana alokasi umum sebesar delapan persen dengan total dana Rp 33 miliar, sedangkan untuk pemulihan ekonomi  dan perlindungan sosial menggunakan dana transfer umum (DTU) dengan total Rp 83 miliar," kata Kepala BPKAD Bangka Tengah, Cherlini, Minggu (4/7/2021).

Ia menyebutkan, dari tahun 2018 sampai dengan 2019 anggaran pendapatan dan belanja daerah mengalami kenaikan, sementara di tahun 2020 anggaran belanja terjadi penurunan dan kembali meningkat pada tahun 2021.

"Persentase angaran pendapatan dan realisasi di Tahun 2019 sebesar 98,49 persen, dan persentase anggaran belanja dan realisasi  sebesar 92,82 persen. Sementata pada tahun 2020 persentase pendapatan 93,25 persen dan persentase belanja 93,25 persen, dan untuk tahun 2021 persentase pendapatan ini per 6 bulan sebesar 42 persen," ucapnya.

Adapun angaran pendapatan di tahun 2018 Rp923 miliar dengan realisasi Rp890 miliar, anggaran belanja Rp925 miliar dengan realisasi 96,8 persen.

Sementara pada tahun 2019, anggaran pendapatan Rp949 miliar dan realisasi Rp935 miliar, dengan anggaran belanja Rp 976 miliar dan realisasi Rp906 miliar.

Pada tahun 2020, anggaran pendapatan Rp 918 miliar dengan realisasi Rp 906 miliar dan untuk anggaran belanja Rp 974 miliar dengan realisasi Rp 908 miliar. Sedangkan untuk anggaran pendapatan Rp 884,161.4000 dengan realisasi enam bulan Rp 376,5 miliar, dan anggran belanja Rp 929 miliar dan realisasi per enam bulan Rp 325 miliar.

Diakuinya, selama pandemi memang anggaran  banyak digunakan untuk refocusing, Kendati demikian, saat ini tidak upaya pihkanya untuk mengurangi pembayaran gaji honorer hingga tunjangan pegawai dan lainnya.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved