Husnul Khotimah
Doa yang Dipanjatkan Nabi Yusuf Agar Wafat dalam Keadaan Husnul Khotimah
Nabi Yusuf juga dikarunai kemampuan mena'wilkan mimpi oleh Allah. Kemampuan tersebut menjadi salah satu mukjizat Nabi Yusuf. Doa ini dipanjatkan...
Doa yang Dipanjatkan Nabi Yusuf Agar Wafat dalam Keadaan Husnul Khotimah
BANGKAPOS.COM -- Sebagai umat Islam dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar mencapai keadaan husnul khotimah saat meninggal dunia.
Rasulullah SAW selalu mengajarkan agar umatnya mendapatkan husnul khotimah (akhir yang baik).
Dalam doa, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca:
Allahummaj'al khayra 'umri akhirahu, wakhaira 'amali khawatimahu, wa khaira ayyami yauma al-qaka.
Artinya:
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan jadikan sebaik-baik amalku pada akhir hayatku, dan jadikan sebaik-baik hariku pada saat aku bertemu dengan-Mu (di hari kiamat). (HR Ibnu As-Sunni).
Adapun bacaan doa meminta agar meninggal husnul khatimah terkandung dalam Al Quran Surat Ali Imran yaitu:
Rabbana innana sami'na munadiyay yunadi lil-imani an aminu birabbikum fa amanna rabbana fagfir lana zunubana wa kaffir 'anna sayyi`atina wa tawaffana ma'al-abrar.
Artinya adalah:
“Ya Rabb Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan Rasulullah) yang menyeru kepada iman (yaitu): “Berimanlah kalian kepada Rabb kalian!”, maka kami pun beriman. Ya Rabb kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa besar kami, hapuskanlah dari kami dosa-dosa kecil kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang senantiasa berbuat kebajikan. (QS. Ali Imran: 193).
Selain itu, terdapat juga doa dari Nabi Yusuf mengenai husnul khotimah.
Hal ini bermula ketika Nabi Yusuf sudah mendapatkan semua miliknya yang sebelumnya hilang.
Ia sudah dipertemukan dengan ayahnya, keluarganya, dan telah diangkat menjadi menteri pada masa itu.
Nabi Yusuf juga dikarunai kemampuan mena'wilkan mimpi oleh Allah.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu mukjizat Nabi Yusuf.
Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk syukur dan harapan agar dapat wafat dalam keadaan yang baik.
Dalam Alquran surat Yusuf ayat 101, berikut adalah doa yang dipanjatkan Nabi Yusuf kala itu.
رَبِّ قَدْ ءَاتَيْتَنِى مِنَ ٱلْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِى مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ ۚ فَاطِرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَنتَ وَلِىِّۦ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِى مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ
Rabbi qad ātaitanī minal-mulki wa 'allamtanī min ta`wīlil-aḥādīṡ, fāṭiras-samāwāti wal-arḍ, anta waliyyī fid-dun-yā wal-ākhirah, tawaffanī muslimaw wa al-ḥiqnī biṣ-ṣāliḥīn
Artinya: "Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta'bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh."
Demikian doa tersebut bisa diamalkan agar dijadikan sebagai hamba yang sabar dan bersyukur, serta bisa meninggal dalam kondisi beriman dan Islam.
Dengan melantunkan doa ini, Insyaallah Allah memberikan husnul khotimah.
(*/ bangkapos.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/doa-agar-meninggal-husnul-khotimah.jpg)