Breaking News:

Parah, 63 Pasien Covid-19 Meninggal di Satu Rumah Sakit Dalam 24 Jam, Dokter Bilang Mengerikan

Kabar duka datang dari RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Sebanyak 63 pasien yang terpapar Covid-19 dilaporkan meninggal dalam waktu 24 Jam.

Editor: El Tjandring
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO
Sejumlah ambulans diparkir berderet di kawasan Pogung Lor, Sinduadi, Mlati, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (17/6/2021) lalu. Kabar duka datang dari RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Sebanyak 63 pasien yang terpapar Covid-19 dilaporkan meninggal dalam waktu 24 Jam. 

BANGKAPOS.COM - Kabar duka datang dari RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Sebanyak 63 pasien yang terpapar Covid-19 dilaporkan meninggal dalam waktu 24 Jam.

Beberapa di antaranya disebut karena krisis oksigen.

”Situasinya mengerikan.... saya tidak pernah mengalami ini selama bekerja di Sardjito. Pasien terus berdatangan, sementara oksigen habis. Presiden harus melihat kenyataan ini. Sekarang kita sudah kolaps,” kata seorang dokter yang meminta namanya tidak disebutkan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Hukum, Organisasi, dan Humas RUSP Dr Sardjito, Banu Hermawan mengatakan, peristiwa itu bermula ketika pada Sabtu, 3 Juni 2021 siang, persediaan oksigen di RSUP Dr Sardjito mulai menipis.

Persediaan oksigen di rumah sakit itu menipis karena pasien Covid-19 masuk secara bersamaan pada Jumat, 2 Juli 2021.

Banu mengungkapkan, sebenarnya untuk mengantisipasi kelangkaan oksigen, pihak rumah sakit sudah telah berkoodirnasi dengan penyedia oksigen PT Samator dan PT Surya Gas untuk mendapatkan pasokan oksigen secara rutin dan memenuhi kebutuhan.

”Saat Sabtu siang menipis kami telah melakukan berbagai koordinasi dan persiapan, termasuk pertemuan lanjutan untuk memastikan kecukupan persediaan oksigen dengan penyedia," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (4/7/2021).

Pihak rumah sakit juga melakukan pengaturan ulang semua penggunaan oksigen yang dipakai pasien.

Kemudian pihak rumah sakit mengirimkan surat permohonan dukungan kepada Menkes RI, Dirjen Pelayanan Kesehatan, Gubernur, BPBD, Dinas Kesehatan, Persi dan Dewan Pengawas, melaporkan bahwa Direktur RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan pasokan oksigen dari penyedia maupun tempat lain.

”Namun hingga Sabtu pukul 15.00 WIB, kami masih mengalami kendala dan pasokan oksigen yang diperkirakan paling cepat sampai ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada hari Minggu tanggal 4 Juli 2021 pukul 12.00 WIB," ucapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved