Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Melek Teknologi Mendukung PAS Siswa

PENILAIAN akhir semester (PAS) merupakan bagian dari kegiatan evaluasi, yang pelaksanaannya merupakan tanggung jawab dari setiap sekolah.

Penulis: tidakada003 | Editor: fitriadi
Istimewa
Fitrianis, S.Pd. - Guru Psikologi Pendidikan Bimbingan dan Konseling SMK Negeri 3 Pangkalpinang 

Fitrianis, S.Pd. - Guru Psikologi Pendidikan Bimbingan dan Konseling SMK Negeri 3 Pangkalpinang

PENILAIAN akhir semester (PAS) merupakan bagian dari kegiatan evaluasi, yang pelaksanaannya merupakan tanggung jawab dari setiap sekolah.

Dari kegiatan PAS ini setiap pendidik atau guru mata pelajaran (mapel) dapat mengukur kompetensi peserta didiknya, di akhir tahun menjelang kenaikan kelas.

Cakupan ujian dari PAS meliputi seluruh indikator kelas X dan kelas XI, semester ganjil dan semester genap, yang memprestasikan semua kompetensi dasar pada seluruh mata pelajaran.

PAS bertujuan untuk mengetahui daya serap peserta didik pada semua kompetensi mata pelajaran pada masa enam bulan (satu semester).

Penulis bertugas di SMKN 3 Pang­kalpinang sebagai guru bimbingan konseling, yang merupakan tim pelaksana kegiatan PAS. Seperti di­ketahui kegiatan PAS di SMKN 3 Pang­kalpinang dilaksanakan tatap muka secara virtual.

Dalam pelaksanaannya, guru mengirimkan soal melalui aplikasi Google From, WhatsApp, Google ClassRoom, Telegram dan media online lainnya, dengan pengukuran waktu tertentu, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid 19.

Seperti diketahui Google Form merupakan aplikasi Google bebas bayar yang fungsi utamanya untuk membuat formulir, baik untuk pe­ngumpulan informasi maupun kuis secara online.

Penggunaan aplikasi ini sebagai cara untuk menerapkan aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam pelaksanaan PAS, yakni Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 1 tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Setaraan, serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam masa pandemi Covid-19.

Karena dampak dari Covid-19 cukup berbahaya sehingga sebagai upaya pencegahan penularan, sekaligus untuk keselamatan dan kesehatan peserta didik.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved