Breaking News:

Berita Bangka Barat

11 Warga Dusun VI Pait Jaya Muntok Positif Covid-19, Satgas Pasang Portal Kontrol Keluar Masuk

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro diterapkan di Dusun VI RT 03, RW 01, Pait Jaya, Desa Belo Laut, Muntok, Bangka Barat.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
Tim gabungan membuat portal di Dusun VI Rt 03, Rw 01, Pait Jaya, Desa Belo Laut, Selasa (06/07/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro diterapkan di Dusun VI RT 03, RW 01, Pait Jaya, Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok Bangka Barat.

Warga terpaksa memasang portal untuk penjagaan keluar dan masuk selama 10 hari setelah enam keluarga sebanyak 11 orang di kawasan itu terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebelumnya pada Selasa (06/07/2021) malam sejumlah anggota dari tim gabungan di antaranya Polisi, TNI, dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat telah membuat portal di Dusun VI.

Berbekal alat sederhana portal yang dibuat dari kayu, akan menjadi pintu keluar masuk bagi masyarakat dari dalam dan luar.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Sidarta Gautama mengatakan pemberlakuan portal digunakan karena kawasan tersebut sudah masuk zona merah.

"Sudah kita lakukan kegiatan tracing, dan sudah didapatkan yang terkonfirmasi lebih dari lima. Sesuai dengan Inmendagri 9 2021 bahwa kalau lebih dari lima dia masuk zona merah. Maka dia harus wajib melakukan pembatasan masyarakat, baik sosial, ekonomi dan keagamaan," ujar Sidarta.

Dengan diberlakukan langkah tersebut diharapkan dapat meminimalisir dan melokalisir, kemungkinan adanya penyebaran Covid-19 ke daerah lain.

Masyarakat jadi tahu bahwa RT ini sedang terjangkit pandemi, lalu orang luar juga tahu di RT dalam kondisi membatasi jadi dalam luar tahu jadi orang luar jangan masuk sini," jelasnya.

Namun bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan darurat, Sidarta mengatakan pihaknya akan memberikan toleransi untuk hal tersebut.

"Kalau untuk masyarakat yang karyawan kantor kita lihat urgensinya, kalau memang kondisi tidak bisa WFH kita persilakan. Tapi nanti harus kita laporkan, dengan petugas yang kita siapkan di sini," katanya.

Terkait 11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, Sidarta mengatakan masih menyelidiki terkait asal penyebarannya.

"Pemberlakuan dalam 10 hari ada enam rumah dan 11 orang, lalu juga satu ada meninggal dunia warga rt ini. Untuk kluster, sedang dalam penyelidikan tim," ucapnya.

Sementara itu Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto mengatakan akan menurunkan tiga personel dalam setiap shift untuk melakukan penjagaan di portal.

"Kita gabungan dengan tergabung dalam satgas nanti kita bantu untuk menjaga, termasuk nakes untuk patroli ke isolasi di rumah. Sudah kami jelaskan, kegiatan agama di rumah. Saya sudah rembukan sehingga target kita, sebelum lebaran sudah clear sudah nol lagi," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved