Breaking News:

Literasi Digital Belitung Timur Tingkatkan Wawasan Tenaga Pendidik dan Peserta Didik

Literasi digital Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo) kembali dilakukan Kamis (1/7/2021) lalu di Kabupaten Belitung Timur.

Penulis: iklan bangkapos | Editor: El Tjandring
Ist
Literasi digital Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo) kembali dilakukan Kamis (1/7) lalu di Kabupaten Belitung Timur. 

BANGKAPOS.COM - Literasi digital Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo) kembali dilakukan Kamis (1/7/2021) lalu di Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital.

Literasi digital Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bertujuan untuk mengedukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform.

Sebagai Keynote Speaker, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu  Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan S.E, M.M memberikan sambutan bahwa Literasi Digital dari Kominfo ini sangat bermanfaat dalam membangun daerahnya masing-masing oleh putra putri daerah melalui digital platform.

Moh Ro’uf Azizi, S.Pd.I (Relawan TIK) membahas tema “Positif, Kreatif dan Amanah di Internet ”. Dalam penjelasannyanya, Ro’uf menyatakan tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia memunculkan berbagai dampak di masyarakat baik positif maupun negatif. 

Yang perlu dipikirkan adalah dampak negatifnya. Karena internet tidak saja diakses oleh orang tua, tetapi juga remaja dan anak-anak. Keberadaan konten internet yang tidak aman dapat berdampak pada tumbuh kembangnya remaja dan anak-anak, terlebih Kita tidak mengetahui siapa dan apa yang bersembunyi di balik layar.

“Lima dampak positif internet : memudahkan komunikasi, memudahkan pencarian informasi, transaksi bisnis, sarana belajar dan media untuk berkarya. Penggunaan internet secara positif, kreatif, dan aman dapat dilakukan melalui pembelajaran dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat,” ungkap Rou’f.

Rou’f menjelaskan lebih lanjut, bagaimana cara menjadikan internet menjadi tempat yang aman bagi kita semua, antara lain : Pikirkan dulu sebelum kamu menerima sebuah permintaan, Pikirkan dulu sebelum kamu mengirimkan sesuatu, dan Pikirkan dulu sebelum kamu membagikan sesuatu.

 Diakhir pemaparannya, Ro’uf memberikan tips berinternet yang positif, kreatif dan aman diantaranya , Gunakan internet untuk mengakses konten yang positif, Hapus Malware, Pop-up & Iklan yang tidak diinginkan, Validasi link mencurigakan, hati-hati terhadap berita palsu, Periksa pengaturan privasi Anda, buat Password kuat, Jangan pernah mengungkapkan informasi pribadi, Tahu cara memblokir atau melaporkan konten, dan kenali saat waktu log off .

Kemudian Sabarudin, M.Pd (Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia Bangka Belitung) membahas tema “Literasi Digital Bagi Tenaga Pendidik dan Peserta Didik di Era Digital” .

Sabarudin menjelaskan jenis-jenis sumber belajar digital, di antaranya e-book, visoe, animasi, multimedia interaktif dan sebagainya. Cara yang paling mudah untuk mencari bahan/ sumber belajar ini adalah dengan menggunakan mesin pencari Mesin pencari yang sering digunakan adalah Google. Atau apabila kita sudah mengetahui alamat web atau situs tertentu maka ketiklah alamat tersebut melalui web browser, contoh https://belajar.kemdikbud.go.id .

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved