Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Omzet Pelaku UMKM Capai Rp 250 Juta, Belitung Expo di Pantai Tanjungpendam

Pelaksanaan Belitung Expo yang telah digelar selama lima hari di Pantai Tanjungpendam berakhir, Senin (5/7)

Penulis: tidakada001 | Editor: Agus Nuryadhyn
Bangka Pos/Adelina Nurmalitasari
PENGHARGAAN - Bupati Belitung Sahani Saleh saat memberikan penghargaan kepada peserta Belitung Expo pada acara penutupan di Pantai Tanjungpendam, Senin (5/7). 

BANGKAPOS.COM -  Omzet pelaku UMKM Belitung di kegiatan Belitung Expo capai Rp 250 juta. 

Kegiatan Belitung Expo digelar selama 5 hari di Pantai Tanjungpendam yang berakhir, Senin (5/7). 

Selama 4 hari berlangsung Belitung Expo, ada sekitar 8.700 pengunjung. 

“Cukup lumayan. Mereka rata-rata ada kenaikan omzet hampir tiga kali lipat dibandingkan tidak ada kegiatan seperti ini. Rata-rata penghasilan pelaku UMKM di atas Rp2 juta,” kata Kepala Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Adnizar.

Menurutnya, kondisi ini memang masing jauh dibandingkan dalam keadaan normal sebelum terjadi pandemi Covid-19.

Belitung Expo dulu bahkan pernah mencapai omzet fantastis hingga Rp 900 juta. Jumlah kunjungan juga lebih dari 20 ribu orang.

Hal ini disebabkan faktor yang berkaitan dengan upaya penerapan protokol kesehatan.

Namun ia bersyukur bahwa selama lima hari kegiatan berlangsung secara lancar dan berjalan sesuai harapan.

Bahkan para peserta yang terdiri dari instansi, pelaku UMKM hingga peserta dari kecamatan masih ada yang meminta acara bisa ditambah dua hari lagi.

Mengenai hal tersebut, Bupati Belitung H Sahani Saleh mengatakan terkait penambahan hari selanjutnya akan dievaluasi, sejauh mana dampak penerapan protokol kesehatan yang dilakukan oleh peserta maupun pengunjung yang datang.

“Kemarin kalau dilihat membludak, sampai sempat sangat khawatir. Tapi menyebar atau tidaknya tergantung disiplin masyarakat, terutama penerapan 4M,” ujar pria yang akrab disapa Sanem ini.

Kalau memang acara seperti ini kembali ingin digelar, lanjut Sanem, maka tak cukup gerakan dari pemerintah saja. Tapi juga upaya bersama dari masyarakat.

“Saya tidak ingin gara-gara ikut Belitung Expo ada terjangkit Covid-19 karena dia tidak patuh prokes. Akan kami evaluasi, sebagai upaya membangkitkan semangat ekonomi, tapi perlu dukungan kesadaran masyarakat,” tegas dia.

Rencananya pada Agustus mendatang juga akan ada acara sejenis yang diikuti oleh asosiasi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia yang akan digelar di Belitung. Acara pameran sekaligus Rakernas ini bakal diikuti peserta dari 200 kabupaten. (del)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved