Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Sekolah Negeri Ditanggung Pemerintah, Kepsek di Pangkalpinang Jangan Pungut Uang dari Siswa Baru

Ketua Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang Zufriyadi mengingatkan agar pihak sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) negeri

Penulis: tidakada006 | Editor: fitriadi
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi. 

BANGKA POS.COM - Ketua Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang Zufriyadi mengingatkan agar pihak sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Pangkalpinang tidak memungut uang dari peserta didik baru.

“Saya ingatkan kepada para kepala sekolah di Kota Pangkalpinang, baik SD maupun SMP, jangan pernah coba-coba memungut uang apa pun untuk masuk ke sekolah,” kata Zufriyadi, Selasa (6/7).

Menurutnya, pihaknya akan mengawasi hal tersebut. “Isu-isunya ada (SD negeri di Pangkalpi­nang) yang meminta kepada orang tua selaku wali murid sebagai uang bangkunya untuk masuk sekolah,” ujarnya.

“Jadi, kami melarang keras pungutan apa pun itu untuk apa pun itu. Sekolah gratis, ditanggung pemerintah,” lanjut Zufriyadi.

Dia menyebutkan, jika ada pihak sekolah yang kedapatan meminta uang kepada orang tua/wali murid, pihaknya bakal memanggil kepala sekolah yang bersangkutan.

Bahkan, pihaknya akan melapor ke Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) karena hal tersebut termasuk pungli. “Sebab sekolah tidak boleh memungut apa pun, semuanya gratis,” ucap Zufriyadi.

“Apalagi zaman Covid-19 ini, masyarakat kita serba susah ditambah pula di­minta uang ini itu. Kita ingin masyarakat kita sekolah dengan lancar, makanya kita melarang keras pungutan itu,” tuturnya.

Ia pun meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang bisa mengawasi hal tersebut. (t2)

Disdikbud Sering Mengingatkan

KEPALA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi mengaku sudah mengetahui isu yang menyebut ada pihak sekolah meminta uang kepada wali murid. Bahkan, pihaknya sudah mendatangi sekolah yang dimaksud.

“Kita sudah datangi langsung sekolahnya tadi pagi (kemarin), tidak ada pungutan apa pun. Ketika mengetahui informasi ada sekolah yang seperti itu, langsung kita datangi. Kita sudah instruksikan, tidak ada pungutan apa pun,” ujar Eddy.

Dia mengatakan, “Kalau ada pungutan dengan alasan uang bangku, kita akan berikan sanksi karena sekolah negeri di Kota Pangkalpinang gratis, tidak ada uang pungutan apa pun dengan alasan apa pun, baik itu uang seragam, uang buku, tidak ada alasan.”

Eddy menyebutkan, sebelumnya juga tidak ada sekolah di Pangkalpinang yang meminta uang kepada peserta didik baru. Menurutnya, tahun-tahun sebelumnya tidak ada pungutan apa pun.

“Kita sudah sering mengingatkan sekolah-sekolah dan mereka pahami itu, sekolah di Pangkalpinang gratis. Sudah selesai, jadi hanya kesalahpahaman saja,” tuturnya. (t2)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved