Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Update Covid-19 di Bangka Barat, Satu Warga asal Dusun Paitjaya Meninggal Dunia

Satu orang warga Dusun Paitjaya inisial K (55)  perempuan yang meninggal dunia terkonfirmasi Covid-19, sudah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Sejumlah petugas menggunakan APD, melakukan pemakaman di TPU Kebon Nanas, Rabu (07/07/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Satu orang warga Dusun Paitjaya inisial K (55)  perempuan yang meninggal dunia terkonfirmasi Covid-19, sudah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Rabu (07/07/2021).

Sejumlah petugas pun terlihat mengenakan Alat Pelindung Diri (APD), memakamkan almarhum K dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Yang kita makamkan ini yaitu Ny K (55) meninggal dunia malam jam 01.00 WIB tadi, beliau ada penyakit penyerta hipertensi dan sudah dimakam secara protokol kesehatan. Untuk penyebaran ini diduga mutasi varian baru, karena lebih cepat reaksinya," jelas Kepala Puskesmas Muntok, Harianto saat ditemui Bangkapos.com di TPU Kebon Nanas.

Selain itu saat ini untuk penyebaran Covid-19, Harianto mengatakan mayoritas menunjukkan gejala terkonfirmasi Covid-19.

"Untuk masyarakat betul-betul penguatan 5 M, dimana pun berada karena mutasi virus sudah beralih ke daerah kita. Rata-rata yang positif itu bergejala, kalau dulu 80% tanpa gejala atau OTG tapi sekarang yang terkonfirmasi semua bergejala," ungkap Harianto.

Diketahui saat ini di Dusun VI RT 03, RW 01, Pait Jaya, Desa Belo Laut sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, dengan diberlakukan portal penjagaan keluar dan masuk selama 10 hari.

"Kalau kita lihat karena kasus di Paitjaya ada 13 orang yang positif termasuk almarhum K ini, potensial penularan yang terkonfirmasi sebelumnya," ucapnya.

Harianto mengatakan pihaknya akan melakukan tes Covid-19, kepada keluarga almarhum guna memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

"Penelusuran ini masih dapat kajian ini, tapi penularan ini sangat cepat. Nanti siang, kami akan melakukan pengecekan swab PCR kepada keluarga almarhum," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved