Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Kapolres Pangkalpinang Terbitkan Maklumat, Ini Sanksi yang Akan Diterapkan bagi Pelanggar Prokes

Maklumat tersebut berisi pembatasan jam operasional di mal, kafe, rumah makan, warnet, supermarket, dan tempat usaha lainnya sampai pukul 22.00 WIB.

Penulis: tidakada003 | Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Yuranda
Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah. 

PANGKALPINANG, BANGKAPOS.COM - Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah mengeluhkan maklumat Nomor: MAK/01/VII/2021 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Maklumat tersebut di antaranya berisi pembatasan jam operasional di mal, kafe, rumah makan, warnet, supermarket, dan tempat usaha lainnya sampai pukul 22.00 WIB.

Sementara itu, jumlah pengunjung dibatasi 50 persen.

Tris mengatakan, maklumat tersebut dikeluarkan sebagai langkah kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

“Maklumat itu sengaja kami keluarkan supaya masyarakat taat prokes di te­ngah ancaman gelombang kedua covid makin nyata dan tinggi,” katanya saat dikonfirmasi Bangka Pos, Rabu (7/7).

Dengan adanya maklumat tertanggal 7 Juli 2021 tersebut, Tris berharap masyarakat mau mengindahkan dan melaksanakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuri tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

“Jika tidak diindahkan, maka kita akan melaksanakan tindakan kepolisian yang diperlukan, baik pembubaran atau bahkan proses pidana sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Proses pidana yang dimaksud Tris yakni tergantung pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat.

Penghargaan P2

Sementara itu, sebanyak 16 perusahaan di Bangka Belitung meraih penghargaan berkategori pencegahan dan penanggulangan (P2) Covid-19.

Penghargaan diberikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan dengan melakukan penilaian terhadap perusahaan yang diusulkan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung.

“Penghargaan ini baru untuk pertama kali. Untuk penerima penghargaan P2 Covid-19, yang diusulkan ada 16 perusahaan. Setelah dinilai kementerian, semua lolos, hanya klasifikasinya saja yang berubah, seperti kita usul untuk kategori platinum dan yang keluar jadi kategori gold,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elfiyena, Rabu (7/7).

Sementara itu, tiga perusahaan lainnya di Bangka Belitung meraih penghargaan berkategori kecelakaan nihil di tempat kerja.

Pemberian penghargaan ini dilakukan setiap tahun.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved