Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Sisa Stok Vaksin Saat ini di Provinsi Babel Ada Sebanyak 6.230 Dosis, Terakhir Tiba 12.000 Dosis  

Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Bangka Belitung (Babel), Zulkarnain mengatakan stok yang berada di Provinsi Bangka Belitung hingga saat ini,

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Vaksin Covid 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Bangka Belitung (Babel), Zulkarnain mengatakan stok yang berada di Provinsi Bangka Belitung hingga saat ini, Kamis (8/7/2021) masih tersisa 6.230 dosis.

Rincian stok vaksin meliputi di Polri 5.300 dosis, alokasi UMKM 530 dosis, dan buffer provinsi 400 dosis.

"Jadi ini kita sudah mulai mengalokasikan vaksin untuk para UMKM, ini khusus sudah disiapkan harusnya 800 dosis di provinsi, sudah terpakai 270 dosis diserahkan ke Bangka Tengah.

Kalau untuk kabupaten lain belum ada terinci, rencana terpusat di ibu kota tetapi belum ada juknis, karena ke kosongan di Bangka Tengah, karena mendesak jadi pinjam pakai bahasanya, karena distribusi biasanya langsung ke kabupaten," kata ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi bangkapos.com, Kamis (8/7/2021).

Namun diakuinya, stok vaksin sudah ada datang lagi terkahir, sehingga kembali memenuhi alokasi UMKM sejumlah 800 dosis. Sementara stok vaksin buffer di provinsi sebagai antisipasi bila ada kabupaten atau kota yang kekurangan vaksin.

Diakuinya mengenai kondisi beberapa kabupaten atau kota yang terkendala stok vaksin kosong, Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung sudah berkali-kali menyurati pusat untuk meminta distributor vaksin ke kabupaten atau kota.

"Jadi memang sehubungan dengan percepatan vaksinasi memang kabupaten gencar melakukan vaksinasi lokal baik di faskes dan sentra vaksinasi, InsyaAllah nanti tanggal 12-14 Juli 2021 ada sentra vaksinasi dari Kejati, memang saat ingin menyiapkan vaksinasi masal ini terkendala dengan distributor dari pusat," kata Zulkarnain.

Hingga sampai saat ini, memang belum ada pemenuhan dari pusat sesuai permintaan, tetapi pusat tetap mengirimkan agar program vaksinasi terys berlangsung.

"Ada wacana datang lagi vaksin. Kementerian sekarang ngirim per minggu, jumlah tidak menentu yang terakhir kemarin misalnya Jumat, (2/7/2021) 12.000 dosis peruntukan 4.800 dosis untuk dinkes, 3.600 dosis untuk TNI, 3.600 dosis untuk Polri, itu sudah didistribusikan kabupaten atau kota berdasarkan permintaan kabupaten atau kota," kata Zulkarnain.

Sementara itu, adapun jumlah cakupan vaksinasi sampai tanggal 7 Juli 2021, sudah 172.897 orang atau 72,93 persen divaksin tahap pertama dan 83.067 orang atau 35,04 persen divaksin tahap kedua dengan rincian kategori meliputi:

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved