Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Stok Vaksin Covid-19 Tinggal 1.400 Dosis, Dinkes Bangka Tengah Proritaskan Vaksinasi Tahap II

Antusias masyatakat ikut pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bangka Tengah sangat tinggi.

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Pelaksana Tugas Harian (Plt) Kepala Dinkes Bangka Tengah, Zaitun 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Antusias masyatakat ikut pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bangka Tengah sangat tinggi.

Hal ini juga dibuktikan dengan persediaan stok vaksin di Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah menipis.

Pelaksana tugas harian (Plt) Kepala Dinkes Bangka Tengah, Zaitun mengatakan saat ini stok vaksin yang ada sebanyak 140 pial atau sebanyak 1.400 dosis.

Kata Zaitun, dengan jumlah stok vaksin saat ini pihaknya pun saat ini fokus untuk memprioritaskan vaksinasi tahap dua bagi masyatakat.

"Jadi memang antusias masyatakat ikut vaksinasi ini tinggi, bahkan ada beberapa puskesmas yang baru jam 10 saja sudah melayani vaksinasi ke 150 orang. Untuk stok 1.400 dosis ini kita bagikan ke masing-masing puskesmas yang ada di kecamatan, dan memang untuk stok ini kita prioritaskan untuk pelayanan vaksinasi tahap dua terlebih dahulu," ungkap Zaitun kepada Bangkapos.com, Kamis (8/7/2021).

Bahkan lanjut Zaitun, saat ini pada beberapa puskesmas seperti, Puskesmas Koba, Pangkalan Baru, dan Lampur hanya fokus untuk melayani vaksinasi tahap dua.

"Jadi untuk Puskesmas Koba, Pangkalan Baru, Lampur, mereka sudah bikin status hanya melayani vaksinasi tahap dua saja, karena memang vaksinnya tidak tersedia cukup banyak lagi,"  jelas Zaitun.

Ia meminta kepada pihak puskemas untuk  koordinasi ke pihak kepala desa setempat  untuk menginformasikan bahwa pelaksanaan vaksinasi sementara minggu ini tidak ada pelayanan.

"Jadi kita minta pihak puskesmas komunikasi ke kades masing-masing bahwa minggu ini tidak ada pelayanan vaksinasi tahap pertama karena memang stok yang menipis sehingga kita prioritaskan pelayanan vaksinasi tahap dua, kecuali memang ada puskesmas yang masih ada stok vaksinnya untuk pemberian dosis pertama," kata Zaitun.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya juga telah mengajukan kembali mendatangkan vaksinasi di wilayahnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved