Breaking News:

Berkurban Tanda Syukur Kepada Sang Khalik

SUNGAILIAT - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan kegiatan Safari Jumat di

Editor: Fery Laskari
Diskominfo Babel
20210709 - Kegiatan Safari Jumat Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Sekaligus menjadi khatib Jumat di Masjid Agung Sungailiat, Jumat (09/07/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan kegiatan Safari Jumat di Masjid Agung Sungailiat, sekaligus menjadi khatib Jumat di masjid tersebut, Jumat (09/07/2021).

Dari mimbar khotbah, gubernur selaku khatib mengajak para jemaah salat Jumat agar memperkuat iman dan ketakwaan kepada Allah Swt, menjauhi segala larangan Allah dan menjalankan segala perintah-Nya. 

Di kesempatan ini gubernur menyampaikan khotbah berjudul "Berkurban, Cermin Insan Bertakwa."

Menurutnya, bulan Zulhijah merupakan bulan yang diagungkan, karena terdapat dua peristiwa penting yang mendatangkan hikmah dalam menjalankan hidup manusia. 

"Peristiwa penting di bulan Zulhijah yaitu peristiwa ibadah haji dan peristiwa ibadah kurban yang memiliki korelasi erat perspektif kehidupan era milenial," ujar gubernur. 

Kurban merupakan cermin ketakwaan manusia, karena di dalam melaksanakan ibadah kurban terdapat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas yang tidak hanya terpaut dalam urusan hablumminallah (hubungan baik dengan Allah), melainkan juga memiliki ikatan urusan hablumminannas (hubungan dengan manusia). 

Hal ini ditegaskan dalam Surat Al-Hajj ayat 37, yang artinya "Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridaan Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya."

"Berkurban bukanlah semata-mata mengeluarkan harta lalu menyembelih hewan, namun ada ketentuan yang mesti dipenuhi, misalnya dihindari hewan yang cacat yang membuat kurban tidak sah, akan tetapi harus hewan yang sehat," ungkapnya. 

Lebih jauh orang nomor satu di Babel mengatakan, dalam ibadah kurban kita diperintahkan untuk belajar sedekah, yaitu membelanjakan harta di jalan Allah. Berkurban bukanlah perkara tentang banyaknya harta, melainkan tentang panggilan hati untuk bersyukur kepada Allah. 

Allah Swt menjelaskan di dalam Alquran Surat Saba' ayat 39 yang berbunyi : 
"Wa maa anfaqtum min syai in fa huwa yukhlifuh, wa huwa khairur raziqin."
Artinya: Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantikannya dan Dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved