Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Gubernur Beri Bantuan Antigen untuk Gelar Razia Tempat Hiburan

Gubernur Erzaldi mengintruksikan untuk melakukan razia tempat hiburan yang tak prokes Covid-19.

Editor: Teddy Malaka
bangkapos.com
Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. (Bangkapos.com/Riki Pratama) 

BANGKAPOS.COM -- Gubernur Erzaldi mengintruksikan untuk melakukan razia tempat hiburan yang tak prokes Covid-19. Gubernur Erzaldi menyerahkan bantuan sebanyak 750 alat rapid test antigen.

Bantuan ini sudah mulai dikirim sejak 2 hari lalu. 

“Alat ini rencananya akan digunakan untuk operasional razia di tempat hiburan bagi masyarakat yang tidak tertib.

Alat ini juga akan digunakan untuk masyarakat di daerah padat penduduk dan lokasi wisata,” jelasnya. 

Disampaikannya bahwa Belitung merupakan destinasi wisata.

Sementara itu, Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah mengeluhkan maklumat Nomor: MAK/01/VII/2021 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Maklumat tersebut di antaranya berisi pembatasan jam operasional di mal, kafe, rumah makan, warnet, supermarket, dan tempat usaha lainnya sampai pukul 22.00 WIB.

Sementara itu, jumlah pengunjung dibatasi 50 persen.

Tris mengatakan, maklumat tersebut dikeluarkan sebagai langkah kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

“Maklumat itu sengaja kami keluarkan supaya masyarakat taat prokes di te­ngah ancaman gelombang kedua covid makin nyata dan tinggi,” katanya saat dikonfirmasi Bangka Pos, Rabu (7/7).

Dengan adanya maklumat tertanggal 7 Juli 2021 tersebut, Tris berharap masyarakat mau mengindahkan dan melaksanakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuri tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

“Jika tidak diindahkan, maka kita akan melaksanakan tindakan kepolisian yang diperlukan, baik pembubaran atau bahkan proses pidana sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Proses pidana yang dimaksud Tris yakni tergantung pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved