Breaking News:

Kasus Covid-19 di Bangka Belitung Meningkat, Mendekati 23 Ribu Orang, Kematian Juga Bertambah

Kasus baru Covid-19 Babel meningkat signifikan dalam sepekan ini. Secara kumulatif jumlah orang terpapar hingga Kamis (8/7/2021) 22.901 orang

Editor: rusmiadi
Satgas Penanganan Covid -19 Bangka Belitung
Grafis sebaran kasus Covid-19 di Bangka Belitung hingga Kamis (8/7/2021 

BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG - Kasus baru Covid-19 di Bangka Belitung (Babel) meningkat signifikan dalam sepekan belakangan ini. Secara kumulatif jumlah orang terpapar Covid-19 hingga Kamis (8/7/2021) sudah mencapai 22.901 orang, setelah hari itu ada penambahan 288 orang.

“Itu artinya orang yang terkonfirmasi Covid-19 satu pekan ini meningkat dibandingkan dengan pekan sebelumnya,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno, Kamis (8/7/2021).

Dari data Satgas Penanganan Covid-19 Babel, sepanjang 1-8 Juli 2021 kasus positif Covid-19 di Babel bertambah sebanyak 1.709 orang.

Sementara yang dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi sebanyak 742 orang. Sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 33 orang.
Penularan Covid-19 massif masih di Babel terjadi terutama di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Belitung, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung Timur, lalu Kabupaten Bangka Selatan.

Demikian halnya orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga naik, dimana kasus kematian atau orang meninggal Covid-19 terjadi di Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, lalu Kabupaten Belitung Timur.

Andi menuturkan kesiapsiagaan daerah terhadap situasinya masing-masing merupakan kunci untuk mengendalikan kasus. Kenaikan kesembuhan yang tidak terlalu signifikan bahkan lebih rendah dari kasus baru di dalam 1 bulan terakhir.

Hal ini menunjukkan bahwa perlu segera dilakukan tidak hanya peningkatan tracing dan testing, namun juga treatment khususnya kualitas pelayanan kesehatan agar kesembuhan dapat ditingkatkan dan kematian dapat dicegah serta diminimalisasi

“Kesadaran dan kedisiplinan dalam menerapkan Protokol Kesehatan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Mengurangi mobilitas, dan Menghindari kerumunan) adalah cara paling sederhana dan mudah serta murah agar kita dan orang-orang di sekitar kita tidak terpapar Covid-19,” ujar Andi

“Itu artinya ada tanggung jawab kita sebagai sesama warga masyarakat, sehingga penularan dan penyebaran Covid-19 tidak meluas dan menjadi masif di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kita cintai ini,” tambahnya.(*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved