Breaking News:

Advertorial

Kejaksaan Negeri Bangka Barat Peduli dan Berbagi untuk Masyarakat Terdampak PPKM Mikro

Kejaksaan Negeri Bangka Barat menunjukkan bukti nyata kepedulian nya kepada masyarakat

Editor: nurhayati
Ist (Kejari Bangka Barat)
Kejaksaan Negeri Bangka Barat bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Bangka Barat menyerahkan bantuan 100 paket makanan yang ditujukan untuk masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di desa Belo Laut Kec. Muntok, Jum'at (09/07/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kejaksaan Negeri Bangka Barat menunjukkan bukti nyata kepeduliannya kepada masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan membagikan sebanyak 100 paket makanan, Jum'at (09/07/2021) pagi.

Pihak Kejari Bangka Barat yang diwakili oleh Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Agung Trisa Putra Fadilah Burdan, SH dan Kepala Sub Bagian Desemento, SH beserta Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Bangka Barat, langsung menuju lokasi posko yang beralamat di RT 003 Dusun VI Pait Jaya desa Belo Laut kecamatan Muntok.

Oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, wilayah tersebut telah ditetapkan sebagai zona merah, imbas dari terdeteksi nya warga di dusun tersebut yang positif Covid-19.

Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Agung Trisa Putra Fadilah Burdan, SH seijin Kajari Bangka Barat, Helena Octavianne mengatakan, aksi yang dilakukan oleh pihaknya adalah sebagai bentuk semangat Adhyaksa untuk peduli dan kewajiban untuk berbagi kepada sesama.

"Momen ini berbarengan dengan program Jaksa Peduli Jaksa Berbagi, dan bertepatan pula dengan Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-61 Tahun pada tanggal 22 Juli nanti, semoga apa yang kami berikan ini walaupun tidak seberapa, setidaknya dapat membantu memenuhi suplay makanan kepada masyarakat terdampak," ujarnya.

 Kajari Bangka Barat Helena Octavianne saat dikonfirmasi menjelaskan, PPKM Mikro ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19, dan juga membantu pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi Covid-19.

Dirinya berharap dengan adanya sedikit bantuan tersebut, selain dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama  menjalani masa PPKM Mikro, dan dapat mendukung program pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Untuk itu Helena menghimbau dengan diberlakukannya PPKM Mikro ini, dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk peduli akan kesehatan diri dan lingkungan agar terhindar dari bahayanya Covid-19 ini.

"Kita semua pasti maunya dapat mengurangi angka konfirmasi positif Covid-19, yang memang akhir-akhir ini cenderung meningkat, begitu pula dengan pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19. Mari terapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya dan kurangi aktivitas di luar rumah yang tidak terlalu mendesak," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved