Breaking News:

Berita Sungailiat

Melati Menangis Saat di Warkop Isyarat

Melati Erzaldi tak kuasa menahan haru saat melihat anak anak disabilitas yang bekerja di Warkop Isyarat Coffe yang terletak di Jalan Imam Bonjol Kecam

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Fery Laskari
Bangka Pos/Dok
Ilustrasi: Ny Melati Erzaldi, Istri Gubernur Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Melati Erzaldi tak kuasa menahan haru saat melihat anak anak disabilitas yang bekerja di Warkop Isyarat Coffe yang terletak di Jalan Imam Bonjol Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Melati membawa penerjemah bahasa isyarat khusus untuk mengartikan dan berkomunikasi saat berkunjung Jumat (9/7/2021).

Melati sesekali terlihat menghapus air matanya menggunaan tisu. "Saya paling tidak bisa menahan air mata melihat anak anak disabilitas apalagi seperti ini mereka yang harusnya mendapatkan perhatian lebih malah mandiri bekerja inikan luar biasa mereka begitu bersemangat," kata Melati yang matanya masih berkaca kaca.

Melati mengatakan seharusnya ini menjadi contoh bagi masyrakat yang lebih sempurna. Sebab dengan keterbatasan anak anak disabilitas malah mau berusaha dan tidak meminta minta. Ini harus menjadi contoh dan memotivasi.

"Kira harus bersyukur mereka tetap semangat dengan kekurangan mau berusaha dibandingkan mereka yang sempurna malah tidak berusaha dan meminta minta semoga Warkop Isyarat Coffe ini menjadi tempat berkumpul dan berkarya," kata Melati.

Raffles, seorang penyandang disabilitas tuna rungu menggunaan bahasa isyarat menceritakan dirinya sempat merasa putus asa. Setelah bersekolah SLB di Sungailiat kemudian melanjutkan ke SLB Pangkalpinang dan mengikuti program pelatihan yang dilaksanakan oleh Gubernur Erzaldi Rosman ke Bogor malah kesulitan.

Setelah menguasai ilmu desain grafis tak ada tempat usaha yang mau menampung dirinya. Maka dari itu saat ditawarkan kerja di Warkop Isyarat Coffe langsung ia terima. Apalagi di Warkop Isyarat Coffe dirinya berkumpul dengan teman teman penyandang disabilitas lain.

"Kami bahagia bisa bekerja dan ada pekerjaan jadi kami bisa mandiri punya uang sendiri," kata Rafles menggunakan bahasa isyarat.

Raffles juga memohon doa dari Erzaldi Rosman dan Istri karena dirinya telah memutuskan memeluk Islam atau menjadi Mualaf.

"Kalau sekarang belum tapi dalam waktu dekat ini tolong doakan saya segera dapat menjadi muslim," kata Rafles

Mendengar hal itu Erzaldi sempat tertegun dan baru menyadari bahwa Rafles yang diikutkan pelathan penyandang disabilitas telah memilki kemampuan desain grafis. Awalnya Erzaldi hendak memberikan hadiah laptop namun setelah mendengar habis cerita Rafles baru mengerti ia ingin memilki pekerjaan tetap.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved