Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Positivity Rate di Pangkalpinang Seminggu Terakhir 20-50 Persen

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH) menyebut, positivity rate di Kota Pangkalpinang satu minggu terakhir 20-50 persen.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Virus Corona Baru 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim menyebut, positivity rate di Kota Pangkalpinang satu minggu terakhir 20-50 persen.

Positivity rate didapat dari perhitungan metode swab PCR dan tes cepat molekuler (TCM).

"Positivity rate atau angka positivitas itu menunjukkan besarnya risiko penularan di masyarakat. Setiap harinya positivity rate berfluktuatif tapi yang paling tertinggi 50 persen, misal setiap 100 orang yang dites dengan PCR dan TCM ada 44 orang yang positif Covid-19," ujar Hakim kepada Bangkapos.com, Jumat (9/7/2021).

Dikatakan Hakim,  positivity rate yang begitu tinggi itu menunjukkan bahwa covid-19 sudah sangat berisiko.

Sementara, target yang harus dicapai oleh Indonesia berdasar standar WHO adalah positivity rate di bawah 5 persen.

Dengan demikian kata Hakim, masyarakat juga harus tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap covid-19 ini.

Kata Hakim, pihaknya hingga kini masih tetap melakukan penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) untuk menekan angka kenaikan Positivity rate yang mana sama pentingnya dengan penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

"3T terdiri dari tiga kata yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment). Pemeriksaan dini menjadi penting agar bisa mendapatkan perawatan dengan cepat. Tak hanya itu, dengan mengetahui lebih cepat, kita bisa menghindari potensi penularan ke orang lain," jelas Hakim.

"Semua kontak erat dari K1 kasus positif minimal 30 orang yang kontak erat itu kita lakukan pemeriksaan PCR. Dan kita tetap menertibkan kerumunan-kerumunan," tambahnya.

Hakim menuturkan, tren kasus covid-19 di Kota Pangkalpinang seminggu terakhir cenderung stabil tidak terjadi peningkatan yang begitu signifikan.

"Kalau seminggu ini cenderung stabil tidak ada kenaikan yang signifikan, intinya kalau masyarakat sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik peningkatan itu tidak akan terjadi," jelasnya.(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved