Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Gubernur Erzaldi Pantau Kebutuhan Warga Desa Belo Laut yang PPKM Mikro dan Dikarantina

Gubernur Erzaldi Pantau Kebutuhan Warga Desa Belo Laut yang PPKM Mikro dan Dikarantina

Editor: Teddy Malaka
Ist/Korem 045 Gaya
Danrem 045/Gaya Brigjen TNI M Jangkung Widyanto, menjadi salah satu pembicara pada rapat evaluasi penanganan Covid-19 dan Implementasi PPKM Mikro. 

BANGKAPOS.COM -- Gubernur Erzaldi menaruh perhatian pada Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat yang saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Gubernur datang langsung ke desa terseebut dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

"Di Desa Belo Laut ini ada warga yang terpapar Covid-19, sehinga diberlakukan PPKM Mikro terkhusus untuk RT 03 Desa Belo Laut. Namun saya senang karena laporan dari Pak Kapolres semua kebutuhan mereka terpenuhi,” kata Erzaldi seperti dilansir babelprov.go.id.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman bersama Kapolda Anang, Danrem M. Jangkung, Dandim Bangka Barat (Babar), dan Kapolres Babar, mengunjungi gerbang masuk Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Babar. 

Bagi warga yang terpapar dilakukan isolasi mandiri dan ditempat isolasi desa. Pemberlakuan PPKM ini dimulai sejak tanggal 7 Juli 2021.

Disampaikannya, bahwa terdapat 10 orang yang sedang melakukan isolasi bertempat di Kantor Bawaslu. Dengan adanya lonjakan warga yang terpapar, dapat mendorong masyarakat di daerah ini untuk mengikuti Vaksinasi Covid -19.

Kades Ibnu lebih lanjut menuturkan, dirinya bersyukur karena masyarakat di daerah ini bersatu saling membantu, sehingga sejak ditetapkan PPKM Mikro masalah kebutuhan makanan terpenuhi. 

Kehadiran Gubernur Babel ke desa ini menurut Kades Ibnu sangat diharapkan, karena gubernur merupakan penyemangat bagi warganya. 

"Ini sebagai penyemangat bagi kami, karena perhatian Bapak Gubernur merupakan hal penting bagi kami, terima kasih Pak Gubernur, saya mewakili masyarakat saya," pungkasnya.

Hal ini dilakukan untuk memantau kondisi masyarakat yang sedang menjalankan PPKM Mikro.

"Dengan adanya kejadian seperti ini, sekarang timbul kesadaran masyarakat untuk divaksin, hari ini terbukti warga antri untuk Vaksinasi Covid-19,” tegasnya. (*)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved