Breaking News:

PANDUAN Isolasi Mandiri Sesuai Petunjuk Dokter Penyakit Dalam, Sediakan Dua Alat Ini di Rumah

Ada gejala lain yang harus diwaspadai adalah kesulitan pernapasan, sehingga membutuhkan alat bantu oksigen.

Editor: Alza Munzi
Freepik
Ilustrasi seseorang yang melakukan isolasi mandiri 

BANGKAPOS.COM - Gejala Covid-19 setiap orang dapat saja berbeda-beda.

Umumnya, pasien mengalami demam, hilang indera penciuman, dan disertai batuk.

Ada gejala lain yang harus diwaspadai adalah kesulitan pernapasan, sehingga membutuhkan alat bantu oksigen.

Bagi yang mengalami gejala ringan, dapat beristirahat di rumah saja dengan tetap mematuhi pedoman kesehatan.

Pelaku isolasi mandiri harus tetap menjaga kondisi tubuhnya terus fit dan mengkonsumsi makanan bergizi.

Baca juga: Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah, Penanganan Pasien Covid-19 Berbeda-beda

Bagi para pasien Covid-19 yang dikatakan tanpa gejala jika frekuensi napas terhitung 12-20 per menit dengan tingkat saturasi oksigen lebih dari 95 persen.

Hal itu tertuang dalam Buku Panduan Isolasi Mandiri yang disusun Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi).

Adapun bagi Anda yang ingin melakukan isolasi mandiri di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Di antaranya perlu menyediakan oxymeter dan termometer untuk mengukur saturasi oksigen serta suhu tubuh.

Pengecekan dilakukan dua kali sehari, setiap pagi dan malam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved