Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sudah 617 Orang Mendaftar CPNS di Pemkot Pangkalpinang, Formasi Satpol PP Lulusan SMA Mendominasi

Hingga Jumat (9/7/2021) kemarin, terdata sudah 617 pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Pangkalpinang.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Seleksi CPNS 2021 (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hingga Jumat (9/7/2021) kemarin, terdata sudah 617 pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Pangkalpinang.

Kabid Perencanaan, Pengadaan Mutasi dan Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang Fahrizal mengatakan formasi Satpol PP untuk lulusan SMA/SMK masih menjadi dominan.

Tak hanya itu, Terampil Auditor dan Ahli Pertama Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah juga menjadi pilihan favorit.

Sementara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Pangkalpinang langsung masuk melalui Kementeian Pendidikan tidak dapat dilihat berapa jumlahnya.

"Kalau sekarang dari kami yang verfikasi sudah 617 pendaftar yang submit atau mengirimkan berkas, itu untuk CPNS saja sementara PPPK langsung masuknya ke Kemntrian Pendidikan kita tidak bisa melihat," kata Fahrizal kepada Bangkapos.com, Sabtu (10/7/2021).

Fahrizal meminta, agar pelamar yang mendaftar formasi Satpol PP untuk lulusan SMA/SMK dapat lebih aktif memantau sosial media BKPSDMD Kota Pangkalpinang untuk melihat informasi terbaru.

"Karena nanti pengumuman tempat tes fisik akan diumumkan di sosial media, jadi kami harap dapat lebih aktif memantau sosial media. Karena kalau tidak ikut tes fisik langsung dinyatakan tidak lulus tidak bisa ikut tes kompetensi dasar selanjutnya," jelas Fahrizal.

Kata Fahrizal, tahun ini Pemkot Pangkalpinang baru membuka kembali formasi lulusan SMA dan SMK sederajat, sebab memang dibutuhkan.

"Tahun kemarin kita tidak ada buka formasi lulusan SMA tahun ini baru ada lagi karena memang dibutubkan, dan formasi yang kosongnya di Satpol PP," sebutnya.

Menurutnya, bisa jadi mulai membludaknya pendaftaran saat pertengahan hingga akhir waktu pendafataran. Sebab biasanya para pelamar baru mempelajari persyaratan yang harus disiapkan.

Fahrizal meminta, pelamar dapat terlebih dulu mempelajari persyaratan pendaftaran jangan terburu-buru mendaftar CPNS dan CPPPK.

"Yang paling penting kita mempelajari persyaratan itu, jangan sampai kita melamar kita tidak memenuhi persyaratan kebanyakan seperti itu."

"Seperti surat lamaran, surat pernyataan itukan harus bener-bener tuh, ijazahnya diperhatikan lagi, intinya harus teliti jangan sampai sudah tereleminasi lebih dulu dari seleksi administrasi," tegasnya.

Kata Fahrizal, tahun ini diprediksi pendaftar CPNS akan lebih banyak dari tahun 2019 lalu. Sebab ada formasi SMA yang juga dincar masyarakat.

"Kalau kemarin 2019 itu kita ada 3000an pendaftar dengan 100an lebih formasi, nah prediksi kita tahun ini akan lebih banyak soalnya ada formasi SMA yang banyak menjadi incaran masyarakat," sebutnya.

Fahrizal mengatakan, bagi pelamar yang merasa kesulitan saat pendaftaran bisa kangsung menghubungi helpdesk call Center 0822-6929-6177 pada hari Senin - Jumat pukul 08.00 WIB-14.00 WIB dan Sabtu pukul 09:00-12:00 WIB.

"Kita tidak buka posko pelayanan untuk pendaftaran CPNS ini tapi yang merasa kesuluta bisa hubungi via Whatsapp itu saja pasti kami layani," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved