Breaking News:

Virus Corona

Media Singapura Bocorkan Kondisi Ekonomi Indonesia yang ‘Kastanya’ Diturunkan Bank Dunia

Media Singapura Bocorkan Kondisi Ekonomi Indonesia yang ‘Kastanya’ Diturunkan Bank Dunia

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
ABS CBN NEWS
ILUSTRASI Bank Dunia 

BANGKAPOS.COM — Indonesia kehilangan status pendapatan menengah atas yang berharga di tengah pandemi virus corona.

Media The Straits Times menyoroti kondisi ekonomi Indonesia saat pandemi berlangsung.

media Singapura tersebut beberkan kondisi ekonomi Indonesia melalui artikel berjudul “Indonesia loses prized upper-middle income status amid coronavirus pandemic‘’.

Indonesia telah kehilangan status berpenghasilan menengah ke atas yang berharga setelah hanya satu tahun, ketika wabah virus corona terbesar di Asia Tenggara membalikkan peningkatan kemiskinan dan lapangan kerja.

Bank Dunia menurunkan status Indonesia ke status pendapatan menengah ke bawah per 1 Juli, dengan pendapatan nasional bruto (PNB) per kapita sebesar US$3.870 (S$5.236).

Negara ini telah lulus ke status pendapatan menengah-atas tahun lalu dengan GNI per kapita US$4.050, pertama kalinya di band itu sejak peringkat kembali ke 1988.

“Pandemi telah menciptakan pertumbuhan ekonomi negatif di hampir semua negara, termasuk Indonesia pada tahun 2020.

Dengan demikian, penurunan pendapatan per kapita Indonesia merupakan konsekuensi yang tidak dapat dihindari,” kata Kepala Kebijakan Fiskal Febrio Kacaribu dalam keterangannya, Kamis (8 Juli).

Produk domestik bruto menyusut 2,1 persen tahun lalu karena ekonomi mengalami resesi pertama sejak Krisis Keuangan Asia lebih dari 20 tahun lalu.

Presiden Joko Widodo telah menjadikan salah satu tujuannya untuk mengeluarkan Indonesia dari apa yang disebut "perangkap pendapatan menengah", sebagian besar dengan mengembangkan infrastruktur dan merayu investasi asing langsung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved