Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Azib Tetap Berusaha Memperkenalkan Tanaman Nilam, Begini Kata Ketua HKTI Bangka Selatan

Petani Nilam di Desa Airbara Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Azib mengakui selama dirinya menanam tanaman nilam, ia terus memperkenalkan sektor pert

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Azib, Petani Nilam di Bangka Selatan. (Bangkapos.com/Jhoni K) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  Petani Nilam di Desa Airbara Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Azib mengakui selama dirinya menanam tanaman nilam, ia terus memperkenalkan sektor pertanian baru ini kepada masyarakat setempat.

Menurutnya meskipun perhatian dari pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi belum ada, namun dirinya tetap terus berusaha untuk menjadikan tanaman nilam ini dikenal oleh masyarakat.

"Selama menanam, secara pribadi memang saya belum merasakan adanya perhatian ataupun dilirik oleh pemerintah, namun tetap terus berupaya meningkatkan produktivitas di sektor tanaman nilam ini," ujar Azib, Senin (12/7/2021).

Azib mengakui masih minimnya perhatian dari pemerintah ialah karena tanaman nilam memang maaih baru dan juga belum menjadi sektor yang diperhatikan oleh pemerintah seperti sektor lainnya seperti jahe, porang dan lainnya.

Namun demikian, Azib mengakui jika meskipun belum dilirik oleh pemerintah, bertanam Nilam jika dilakukan dengan tekun akan bernilai ekonomis.

"Nilam inikan proses penanamannya mudah, tidak perlu lahan yang luas, dapat pula memanfaatkan lahan sawit ataupun lahan lainnya yang ada tanam tumbuhnya. Selain itu masa panennya juga tidak lama, untuk tanam pertama iti dapat dipanen kurang lebih lima bulanan mendatang," ujar Azib.

Jika mengalami kesulitan dala penjualan, Azib juga mengakui jika dirinya dapat membeli hasil tanam para petani di Kabupaten Bangka Selatan.

"Jika bingung mau jual kemana, bawa saja ke saya karena saya akan mengambilnya," katanya.

Sementara itu Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Yopi Jamhar mengajak petani-petani di Kabupaten Bangka Selatan untuk manfaatkan lahan sebagai media untuk menanam tanaman Nilam.

Diwawancarai pada Senin (12/7/2021), Yopi mengatakan tanaman nilam jika dikerjakan serius akan menimbulkan nilai ekonomi bagi petani.

"Berdasarkan pengalaman Pak Azib ini tentunya dapat menjadi motivasi bagi petani lainnya dalam menambah penghasilan dalam bertani. Apalagi untuk memulai menanam inikan tidak perlu lahan yang luas dan modalnya juga tidak besar," ujar Yopi.

Ia menambahkan petani juga tak perlu kebingungan untuk menjual hasil tanamannya, karena Azib dapat membelinya.

Potensi tanaman Nilam ini lanjutnya cukup baik untuk menambah pendapatan petani jika terus ditingkatkan. Apalagi jika ada lahan kosong, ia mengungkapkan jika menanam Nilam adalah solusi yang cukup baik.

Meskipun masih minim perhatian dari pemerintah, Yopi Jamhar berharap nantinya pemerintah daerah dapat mendukung kegiatan penanaman nilam ini sehingga petani terus bersemangat.

"Kami juga akan terus melakukan sosialisasi sekaligus mendukung penanaman tanaman Nilam ini sehingga petani kita juga merasa diperhatikan dan menambah peningkatan penghasilan serta menyemangati para petani Nilam kita," katanya. (Bangkapos/Jhoni Kurniawan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved