Breaking News:

Jadi Faktor Terpenting, Ini Akibat jika Tanaman Tidak Dapat Sinar Matahari Cukup

Ketika merawat tanaman terlebih di dalam ruangan, sinar matahari merupakan faktor paling penting untuk menyuburkan tanaman.

Editor: Ajie Gusti Prabowo
Freepik/jcomp
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Ketika merawat tanaman terlebih di dalam ruangan, sinar matahari merupakan faktor paling penting untuk menyuburkan tanaman.

Seperti dilansir dari Home Guides Sfgate, Senin (12/7/2021), sinar matahari sangat penting bagi tanaman untuk melakukan fotosintesis.

Tanaman melakukan fotosintesis dengan memerlukan cahaya, energi, klorofil, air, dan karbon dioksida guna menghasilkan pati dan gula yang dibutuhkan tanaman untuk bertahan hidup.

Semua tanaman membutuhkan sinar matahari. Namun, beberapa membutuhkan lebih dari yang lain.

Ketika tanaman tumbuh tinggi dan kurus, hal itu karena tanaman meregang untuk mencari lebih banyak sinar matahari.

Nah, berikut ini beberapa akibat tanaman tidak mendapatkan kebutuhan sinar matahari yang cukup.

Condong ke arah sinar matahari
Ketika tanaman tidak menerima sinar matahari yang cukup, tanaman akan condong dan tumbuh ke arah jendela di dalam ruangan atau menjadi berkaki panjang dan lemah di luar ruangan.

Padahal, semua tanaman membutuhkan sinar matahari. Ada beberapa yang membutuhkan sinar matahari penuh, yaitu enam hingga delapan jam setiap hari, sementara yang lain membutuhkan sinar matahari parsial, yaitu tiga hingga empat jam secara langsung.

Namun, ada pula tanaman yang menyukai sinar matahari secara tidak langsung dan dapat mengelola sinar matahari secara langsung selama dua setiap harinya.

Sementara itu, tanaman dengan kebutuhan sinar matahari yang lebih rendah biasanya tumbuh lebih lambat daripada tanaman yang menyukai sinar matahari.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved