Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

KBM di Sekolah Kembali Ditunda, Pihak Sekolah di Pangkalpinang Kecewa  

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menunda kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka jenja

Penulis: Magang1 | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Suasana SD Negeri 15 Pangkalpinang tampak sepi tak ada aktivitas. *bangkapos.com/Cepi) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menunda kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka jenjang Paud, TK, SD dan SMP di sekolah pada tahun ajaran baru 2021/2022.

Rencananya KBM tersebut dimulai pada hari ini, Senin (12/7/2021).

Imbas dari penundaan tersebut setidaknya mendapatkan berbagai respon dari sejumlah sekolah dasar yang ada di Ibu Kota Provinsi Babel ini 

Kepala SD Negeri 5 Pangkalpinang, Maryani, mengaku sedih sekaligus kecewa dengan batalnya kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah. Padahal rata-rata wali murid setuju untuk dilaksanakan KBM tatap muka.

Begitu juda dengan sarana dan prasarana dari pihak sekolah yang sudah 70 persen siap menunjang segala aktivitas belajar di sekolah dalam masa Pandemi Covid-19.

"Saat pembagian rapor kita juga sudah meminta izin kepada wali murid dan hampir semua dari mereka setuju. Tetapi dengan adanya kebijakan pembelajaran di sekolah kembali daring kita sedih, terutama juga orangtua siswa," kata dia, kepada Bangkapos.com, Senin (12/7/2021).

Maryani mengatakan, setidaknya pagi hari ini sudah ada beberapa wali murid yang mengeluh mengapa kegiatan pembelajaran kembali dilakukan secara online.

Menurut para orangtua siswa yang mengadu pembelajaran secara online tidak efektif. Namun ia tak dapat berbuat banyak, lantaran hal itu sudah menjadi keputusan pemerintah daerah.

"Mungkin kebijakan ini diambil agar tidak terjadi penambahan kasus Covid-19 kepada anak-anak. Apalagi, saat ini penyebaran Covid-19 begitu hebat. Jadi, kami menurut dari dinas tidak bisa untuk tatap muka dan tidak diizinkan untuk KBM tatap muka," sebut Maryani.

Oleh karena itu, kata Maryani, tetap mengacu kepada kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved