Breaking News:

Kriminalitas

Petualangan Yayat Residivis Spesialis Curat Berakhir di Tangan Jatanras Polda Bangka Belitung

Keluar masuk bui tak membuat Jaya Aspan alias Yayat (41) jera.  Residivis kambuhan itu, kembali berulah di sejumlah lokasi.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
Ist Polda Babel
Yayat dan rekannya Lilik saat ditangkap Tim 2 Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Keluar masuk bui tak membuat Jaya Aspan alias Yayat (41) jera.  Residivis kambuhan itu, kembali berulah di sejumlah lokasi.

Namun, Sabtu (10/7/2021) lalu, petualangan berakhir ditangan Tim 2 Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Kali ini Yayat tak sendiri. Rekannya, Heri Irawan alias Lilik (44) turut diamankan selang sehari dari penangkapan Yayat, Minggu (12/7/2021).

Dari tangan keduanya penggerebekan yang dipimpin Aipa Hebran tersebut menyita barang bukti, 1 linggis, 1 obeng min, 3 kunci (L) yang telah dipipihkan, 1 buah tangkai kunci buah yang ujungnya telah dipipihkan.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti lain, mulai dari sepeda motor, CPU komputer, hingga brankas uang.

Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Maladi, menyebut tersangka ditangkap setelah beraksi di sejumlah TKP.

"Pelaku Yayat ini merupakan residivis dengan tindak pidana yang sama dan sudah 3 kali keluar masuk penjara," ujar Maladi, Senin (12/7/21).

Bermula dari adanya informasi  masyarakat terkait keberadaan pelaku Yayat. Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim bergerak dan melakukan penggerebekan rumah  kontrakan Yayat yang di Desa Benteng Bangka Tengah.

" Dari penggerebekan itu , tim langsung melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya," kata Maladi.

2017 Bobol Pernah Bobol Brankas BPOM Babel

Kasubdit III Jatanras Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Wahyudi, menyebut pelaku Jaya Aspan alias Yayat, merupakan pemain lama.

Catatan pihak kepolisian, Yayat telah tiga kali keluar masuk penjara.  Namun aksi Yayat yang paling menonjol yakni, membobol Brankas milik BPOM Babel.

" Dari catatat kami, tahun 2012 Yayat divonis 3 tahun, 2016 divonis
1,5 tahun, tahun 2017 divonis 2,5 tahun atas kasus Curat Brankas Badan POM Babel," ujar Wahyudi.

Selain melakukan pencurian dibeberapa TKP tersangka Yayat juga melakukan pencurian dibeberapa TKP, di antaranya:

  1.  Melakukan pencurian uang sebesar Rp. 11 jt dirumah warga desa Balun Ijuk  Kec Merawang Kab Bangka
  2.  Melakukan pencurian 500kg pasir timah dirumah warga desa Keposang  Kec Toboali Kab Bangka Selatan
  3.  Melakukan pencurian 114kg pasir timah dirumah warga desa Kayu Besi Kec Namang Kab Bangka Tengah
  4.  Melakukan pencurian 2 unit HP dirumah warga Kel Jerambah Gantung Kec Gabek Kota Pangkalpinang
  5.  Melakukan pencurian 2 unit HP dirumah warga Kel Kerabut  Kec Gabek Kota Pangkalpinang
  6.  Melakukan pencurian 1 unit HP dan uang tunai sebesar Rp.120.000,- disebuah Camp Proyek perumahan warga Kel Temberan Kec Bukit Intan Kota Pangkalpinang
  7. Melakukan pencurian sembako ditoko warga desa Semujur Kec Pangkalan Baru  Kota Pangkalpinang
  8. Melakukan pencurian 1 unit TV 42 Inch  di Vihara desa Jurung  Kec Merawang Kab Bangka
  9. Melakukan pencurian 1 unit HP merk OPPO dipondok kebun warga desa Lubuk Lingkuk Kec Lubuk Besar Kab Bangka Selatan
  10. Melakukan pencurian kotak amal kelenteng kuda putih Kel Kuto Panji Kec Belinyu Kab Bangka
  11. Melakukan pencurian 1 unit TV 21 Inch di TKP belakang RSUD Kab Bangka Tengah
  12. Melakukan pencurian 2 unit HP dan 1 unit mesin chincau di TKP belakang RSUD Kab Bangka Tengah

Sumber Jatanras Polda Babel

(bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved