Breaking News:

Advertorial

Program KOTAKU Bantu Pulihkan Ekonomi Masyarakat

PROGRAM KOTAKU melalui kegiatan Cash For Work (CFW) atau dikenal kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) melaksanakan pemeliharaan jalan paving block

Editor: nurhayati
Andini
PROGRAM KOTAKU - Program KOTAKU melalui kegiatan Cash For Work (CFW) atau dikenal kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) melaksanakan pemeliharaan jalan paving block di Kelurahan Tua Tunu Indah, RT/RW 04/02, Kecamatan Gerunggang, Kamis (8/7). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Program Kotaku melalui kegiatan Cash For Work (CFW) atau dikenal kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) melaksanakan pemeliharaan jalan paving block di Kelurahan Tua Tunu Indah, RT/RW 04/02, Kecamatan Gerunggang, Kamis (08/07/2021).

Kegiatan tersebut merupakan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di wilayah Pemerintah Kota Pangkalpinang yang meluncurkan Program CFW untuk menanggulangi penurunan daya beli akibat pandemi Covid-19 yang berdampak langsung pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Kegiatan CFW ini disalurkan melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) 'Simpati' untuk membiayai para tenaga kerja yang diikutkan dalam pekerjaan perbaikan ringan jalan paving block di Kelurahan Tua Tunu Indah itu.

Dengan demikian sehubungan dengan kondisi tersebut, Kementerian PUPR akan memulai upaya mitigasi terhadap Covid-19 dengan memberikan penghasilan tambahan untuk kelompok berpenghasilan rendah melalui skema Padat Karya Tunai (PKT) atau Cash for Work (CFW).

Kabid Pemerintahan, Pembangunan Manusia, Perekonomian, dan Infrastruktur pada Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Pangkalpinang Erika Handoko mewakili Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) menyebut tujuan Program KOTAKU ini untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan yang ditargetkan di Indonesia untuk merekonstruksi dan memperkuat fasilitas publik serta permukiman di beberapa daerah yang terkena dampak bencana.

"Tujuan tersebut tercapai dengan menurunnya luas perumahan dan permukiman kumuh, mewujudkan kolaborasi penanganan kawasan permukiman kumuh dari berbagai stakeholders. Penataan kawasan perumahan kumuh dan permukiman kumuh melalui penyediaan infrastruktur permukiman yang diprioritaskan pada peningkatan akses air minum dan sanitasi serta merubah wajah kawasan, dan mendorong pemerintah daerah dalam penerapan regulasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat," ujar Erika kepada Bangkapos.com saat meninjau langsung program perbaikan ringan jalan paving block di Kelurahan Tua Tunu Indah itu.

Adapun tujuan kegiatan CFW Program KOTAKU sendiri kata Erika, dapat memberikan bantuan tunai dalam bentuk upah tenaga kerja kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang mengalami Putus Hubungan Kerja (PHK) dan masyarakat yang mengalami penurunan/kehilangan pendapatan.

"Lalu memulihkan perekonomian masyarakat untuk mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi paska Covid-19, khususnya di perkotaan, membantu pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat terdampak Covid-19, dan terpeliharanya dan berfungsinya aset infrastruktur melalui pemeliharaan dan perbaikan yang dibangun Program KOTAKU maupun Program lnfrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) lain melalui swakelola masyarakat (BKM/LKM)," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan CFW ini sangat baik apalagi bisa membantu membangkitkan ekonomi masyarakat.

"Artinya ada kolaborasi antara masyarakat, pemerintah untuk pembangunan ini berkelanjutan. Kita berharap, bukan disini saja tapi merata nanti diwilayah-wilayah lain juga, dan setelah ini dibangun harapannya masyarakat bisa menjaga aset ini," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved