Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sekolah di Pangkalpinang Boleh Tatap Muka Terbatas, 15-25 Persen Rasio Per Kelas

Hasil Rapat memutuskan pembelajaran tatap muka sekolah di Kota Pangkalpinang dapat dilaksanakan dengan pembatasan dan protokol kesehatan yang ketat.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Usai melaksanakan rapat koordinasi bersama gugus tugas Covid-19, Wali Kota Pangkalpinang, hingga Forkopimda Kota Pangkalpinang, diputuskan pembelajaran tatap muka di sekolah dapat dilaksanakan dengan pembatasan dan protokol kesehatan yang ketat.

Dengan demikian Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang langsung membuat surat edaran kepada seluruh sekolah di Pangkalpinang terkait pemberitahuan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebut, berdasarkan keputusan bersama sekolah pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah sudah dapat dilaksanakan dengan cara terbatas.

"Kita sekarang sudah bisa melaksanakan tatap muka terbatas, ini yang ditunggu-tunggu para orangtua. Sudah sewajarnya anak-anak kita kembali ke sekolah belajar di sekolah bertemu dengan guru-guru nya ini yang kita harapkan dari dulu," ujar Molen.

Kata Molen, satu minggunya dibatasi dua kali pertemuan saja hingga satu kelasnya juga dibatasi 15-25 persen.

"Yang paling utamakan kesehatan anak-anak kita, tidak apa-apa kita coba sedikit-sedikit yang penting bertahap," sebutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi menyebut, persiapan untuk melaksanakan PTM dapat dilaksanakan mulai besok hingga efektif pelaksanaanya setelah lebaran iduladha atau 23 Juli 2021.

"Kalau sekolah itu sudah siap mulai besok juga silakan sekolah tapi paling lambat efektifnya setelah lebaran Iduladha atau 23 Juli 2021 itu semua sekolah di Pangkalpinang sudah malaksanakan PTM," ujar Eddy.

Kata Eddy dalam pelaksanaan PTM, satuan pendidikan wajib memastikan dan memperbaharui kesiapan sarana dan prasarana, tim gugus covid sekolah, serta berkoordinasi dengan komite sekolah serta orangtua peserta didik terkait dengan kesediaan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas (dengan surat pernyataan).

Sementara bagi orangtua yang berkeberatan mengikuri PTM dapat diberikan pembelajaran secara daring.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved