Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sudah Rp1,44 Triliun Dana APBN Terserap di Pulau Bangka pada Semester I 2021

KPPN Pangkalpinang menyalurkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di pulau Bangka sebesar Rp1,44 triliun pada semester I 2021.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
ist/Humas KPPN Pangkalpinang Puji Hartoyo
Kepala KPPN Pangkalpinang, Esti Dwi Arvina 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pangkalpinang menyalurkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di pulau Bangka sebesar Rp1,44 triliun pada semester I 2021.

Kepala KPPN Pangkalpinang, Esti Dwi Arvina mengatakan, dana APBN yang dikelola oleh KPPN Pangkalpinang terdiri dari belanja kementerian atau lembaga (K/L) dan transfer dana ke daerah dan dana desa.

"Khusus belanja K/L, realisasi belanja di kepulauan Bangka mencapai 42 persen atau sebesar Rp1,05 triliyun dari total alokasi pagu tahun 2021 sebesar Rp2,52 trilirun," ungkap Esti dalam rilis kepada Bangkapos.com, Senin (12/7/2021).

Kata Esti, alokasi sebesar 2,52 triliun tersebut terdiri dari alokasi belanja pegawai, belanja barang, belanja modal dan belanja bansos.

Menurutnya, capaian realisasi belanja pegawai terserap sebesar Rp448 Miliar, belanja barang mencapai Rp404 Miliar, belanja modal senilai Rp198 Miliar, sedangkan Belanja Bansos sebesar Rp2,45 miliar.

"Capaian Belanja K/L triwulan ini telah mencapai target realisasi 40 persen yang ditetapkan oleh pemerintah. Realisasi paling besar adalah belanja pegawai."

"Realisasi belanja pegawai yang besar selain karena belanja pegawai merupakan belanja rutin yang dibayarkan tiap bulan juga karena di bulan Mei dan Juni terdapat pembayaran Tunjangan Hari Raya dan Gaji ketigabelas tahun 2021," jelas Esti.

Esti menuturkan, selain Belanja Kementerian/Lembaga, KPPN Pangkalpinang juga mengelola penyaluran dana transfer ke daerah dan dana desa.

Terkait dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD), KPPN Pangkalpinang mengelola dana transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp1,21 triliun yang terdiri dari DAK Fisik, DAK Non Fisik (Bantuan Operasional Sekolah) dan dana desa.

"Untuk dana desa terealisasi sebesar Rp103 miliar atau 43,5 persen dari pagu sebesar 237 miliar. Sampai dengan Semester I Tahun 2021, KPPN telah menyalurkan Dana Desa non BLT tahap I dan BLT bulan ke-1 hingga bulan ke-5 untuk seluruh Kabupaten. Saat ini juga telah mulai salur Dana Desa non BLT Tahap II dan BLT di Bulan Ke-6 dan ke-7," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved