Breaking News:

Dokter di Belitung Meninggal Corona

Bupati Belitung Sahani Saleh Berduka, Sosok Dokter Joko Dikenal Ramah dan Baik Hati

Dokter yang telah mengabdi di Puskesmas Perawas ini menjadi tenaga kesehatan pertama yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: khamelia
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Direktur RSUD H Marsidi Judono Belitung dr Hendra dan puluhan tenaga medis lain, Selasa (13/7/2021) ketika melepas kepergian tenaga medis dr Joko Ferdyanto dari ruang jenazah RSUD. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Tenaga medis di Kabupaten Belitung dr Joko Ferdyanto sekitar pukul 02.34 WIB dini hari meninggal dunia di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung Selasa, (13/7/2021).

dr Joko meninggal dunia setelah terpapar covid-19. Saat berada di RSUD kondisi dr Joko dalam keadaan kritis. Petugas medis sudah semaksimal mungkin memberikan tindakan kepada dr Joko.

dr Joko terpapar covid-19 sejak lima hari lalu. Selama lima hari, dr Joko menjalani isolasi mandiri di rumah. Lantaran kondisi dr Joko semakin memburuk, pukul 02.00 WIB dr Joko dibawa ke RSUD H Marsidi Judono Belitung.

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) secara langsung melepas kepergian pahlawan medis tersebut di RSUD, sebelum dilakukan pemakaman.

Di mata orang nomor satu di Belitung itu, dr Joko adalah orang yang luar biasa. Ia sudah mengenal dr Joko sejak puluhan tahun, lantaran dr Joko membuka praktek tidak jauh dari kediaman Sahani Saleh. Ratusan hingga ribuan pasien sudah banyak datang untuk berobat dengan dr Joko.

"Semua pasien beliau mendengar berita duka ini, kami semua sangat kehilangan. Apalagi selama menjalankan tugas, saya tidak pernah mendengar perihal buruk tentang beliau, dan beliau orangnya selalu mengabdi," kata Sanem kepada posbelitung.co, Selasa (13/7/2021).

Sanem mengenal dr Joko sebagai orang yang memiliki jiwa sosial sangat tinggi. Itu terlihat dari dr Joko melakukan tindakan untuk membuat pasien sembuh. Seperti meracik obat sendiri.

"Itu biasa beliau lakukan, agar harga obat itu murah istilahnya, tapi memiliki kualitas untuk menyembuhkan pasien. Tentu banyak lagi perihal - perihal baik tentang beliau," ujarnya.

Apalagi, kata Sanem, selama pandemi covid-19 ini dr Joko bekerja melakukan pencegahan penyebaran covid-19 secara maksimal.

"Beliau selama ini habis - habisan melakukan pencegahan dan penangan pasien-pasien covid-19, itu merupakan perihal yang luar biasa," jelasnya.

Ia mengingatkan kepada masyarakat secara keseluruhan, agar bekerja sama melakukan pencegahan terhadap pencegahan pandemi covid-19. Lantaran virus corona tersebut tidak terlihat.

"Tenaga medis saja yang sudah maksimal protokol kesehatan masih tertular, apalagi kita sebagai orang awam," jelasnya.

Sekarang ini terdapat puluhan tenaga medis di Kabupaten Belitung sedang terpapar covid-19. Ia mengingatkan kepada tenaga medis, agar tetap waspada dan berhati - hati dalam penanganan pasien covid-19.

"Wabah ini nampak nya bukan makin turun, tapi semakin naik, kami minta tolong agar sama - sama bekerja sama untuk penangan covid-19 ini. Ya istilah nya jangan sampai menantang," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved