Breaking News:

Diam-diam Syahrini, BCL, dan Raisa Terjun ke Bisnis Tambang Nikel, Bidik Industri Mobil Listrik

Nama Syahrini, BCL,dan Raisa kerap dikaitkan dengan sejumlah pemberitaan mengenai PT PAM Mineral Tbk (NICL) yang baru saja melantai di BEI

Editor: Dedy Qurniawan
tribunnews/bangkapos.com
Kolase foto Syahrini, BCL, dan Raisa 

Dari jumlah Rp72 miliar itu, sebesar 30% akan digunakan untuk eksplorasi penambahan cadangan bijih nikel di area blok kerja perseroan.

Blok kerja tersebut antara lain blok yang diberi nama BCL, Raisa, Kartini, Tiara, dan Syahrini dengan total luas sekitar 51 hektare yang berada di dalam area pertambangan dengan izin usaha pertambangan (IUP) atas nama NICL di Morowali.

Sekitar 70% nya akan dipergunakan oleh PT Indrabakti Mustika untuk program eksplorasi lanjutan pengeboran spasi detail (infill drilling) penambangan cadangan bijih nikel di area blok kerja Kolaka

Cendana, Longori, Silae, Komia, Kuma, Kondole dengan total luas 183 hektare di Konawe Utara. Kedua pengembangan usaha itu direncanakan dimulai pada paruh kedua 2021.

Baca juga: Raisa Kaget, Ahmad Dhani Sebut Ada Satu Lagu Dewa 19 Belum Pernah Dinyanyikan di Atas Panggung

Sementara itu, sisa dana segar akan digunakan sebagai modal kerja (working capital) untuk operasional NICL dan IBM, dengan rincian sebesar 72% untuk modal kerja untuk operasional NICL dan sebesar 28% untuk modal kerja untuk operasional IBM.

Biaya operasional tersebut diantaranya seperti biaya kontraktor, biaya quality assurance & quality control (QAQC), biaya pengapalan, dan biaya operasional lainnya. (*)

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved