Breaking News:

Fakta-fakta Kasus dr Lois, Akui Tak Percaya Covid-19 Kini Dijerat UU Wabah Penyakit Menular

dr Lois meyakini pasien yang meninggal dunia di rumah sakit bukanlah karena virus corona, melainkan karena adanya interaksi obat yang berlebihan

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Tribunnews.com/Reza Deni
Dokter Lois Owien ditahan Polda Metro Jaya kasus penyebaran (hoax) terkait pernyataan meninggal dunia Covid-19 hanya karena interaksi 

BANGKAPOS.COM - Inilah fakta-fakta kasus dr Lois Owien, dokter yang tak percaya Covid-19 kini dijerat UU Wabah Penyakit Menular.

Nama dr Lois Owien belakangan tengah menjadi sorotan setelah mengaku tidak percaya Covid-19

Ia bahkan meyakini pasien-pasien yang meninggal dunia di rumah sakit bukanlah karena virus corona, melainkan karena adanya interaksi obat yang berlebihan.

Akibat sederet pernyataannya tersebut, Lois diamankan pihak kepolisian atas dugaan menyebarkan berita bohong terkait penanganan Covid-19.

Baca juga: Giant Pulau Bangka Tutup 31 Juli 2021, Barang-barang Terjual Sudah 60 Persen, Gula dan Minyak Habis

Baca juga: Sebelas Dua Belas, Mama Sarah Ancam Bunuh Diri Jika Elsa Dipenjara, Ikatan Cinta 12 Juli 2021

Dikutip dari berbagai sumber, inilah 6 fakta kasus dr Lois Owien selengkapnya.

Sebut Covid-19 bukan virus dan tidak menular

Melalui beberapa unggahan di media sosial, dr Lois Owien mengaku tidak percaya Covid-19.

Ia meyakini pasien-pasien yang meninggal dunia di rumah sakit bukanlah karena virus corona, melainkan karena adanya interaksi obat yang berlebihan.

Lois menyebut bahwa obat-obatan yang digunakan untuk pasien Covid-19 telah menimbulkan komplikasi di dalam tubuh.

"Tidak tahu bahwa obat antivirus, azithromycin, metformin, obat TB dapat menyebabkan Asidosis Laktat???

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved