Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Batianus Ajak Seluruh Elemen Bersinergi

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Fraksi Golkar, Batianus, mengaku prihatin melihat kondisi penyebaran covid-19

Penulis: Sela Agustika | Editor: khamelia
bangkapos.com
Wakil Ketua I DPRD Bateng, Batianus 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Fraksi Golkar, Batianus, mengaku prihatin melihat kondisi penyebaran covid-19  yang terus terjadi peningkat, khususnya di Kabupaten Bangka Tengah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Per Senin, (13/7/2021) jumlah kasus positif di Bangka Tengah mencapai 3.124, dengan kasus aktif sebanyak 334 orang, total sembuh 2.727 orang dan meninggal dunia 43 orang.

Bahkan kata Bathianus saat ini kondisi ruang isolasi pasien covid-19 yang disediakan di Bangka Tengah sebanyak 15 rumah dan 26 kamar di Gedung Diklat BKPSDMD sudah terisi full mengharuskan banyak pasien isolasi mandiri (isoma).  

Melihat kondisi ini ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bersinergi dalam penanganan penyebaran covid-19.

"Yang lebih mengkhawatirkan semua ruang isolasi untuk pasien covid-19 di seluruh rumah sakit yang ada, termasuk juga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak dapat lagi menampung pasien yang akan dirawat. Oleh sebab itu penting untuk kita saling bersinergi menekan angka kasus covid-19 ini," kata Batianus, Selasa (13/7/2021).

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Bangka Tengah untuk tetap disiplin  menerapkan protokol kesehatan saat berada diluar rumah, terutama menghindari kerumunan, mengunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjaga kesehatan, serta menunda acara atau hajatan yang sifatnya tidak mendesak.

Batianus menilai dengan semakin meningkatnya kasus Covid-19 ini perlu adanya sinergitas dari semua elemen masyarakat dalam penanganan penyebaran covid-19 guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. 

"Penanganan covid-19 bukan hanya tanggungjawab kepala daerah melalui perangkat daerahnya, atau TNI-POLRI, melainkan seluruh elemen masyarakat ikut bersama-sama dalam mendukung antisipasi penyebaran covid-19, serta terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya covid-19," ungkap Bathianus.

"Tidak lagi kita menyalahkan atau mencari salah pihak manapun dalam hal penanggulangan pandemi covid-19 yang merupakan bencana nasional," lanjutnya.

Ia meminta agar pemerintah daerah dapat mengantisipasi sejak dini keterbatasan tenaga kesehatan (nakes) di Bateng, dan segera membentuk relawan-relawan kesehatan sampai pada tingkat desa, serta mencari solusi untuk menambah tempat karantina, dan penambahan ruang isolasi di setiap puskesmas yang ada di wilayah Bateng.

"Kami berharap pemerintah daerah dapat melibatkan peran DPRD dalam pembahasannya juga," kata Batianus.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bateng, Zaitun membenarkan bahwa saat ini angka kasus covid-19 terus meningkat secara nasional, termasuk juga di Bateng. 

Bahkan saat ini Zaitun juga menyebutkan kondisi rumah dan ruang karantina di Bangka Tengah sudah terisi penuh, untuk itu ia pun mengajak masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Kami akan melakukan antisipasi selain melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap menjalankan prokes, juga menambah ruang karantina dan kamar karantina di rumah sakit," kata Zaitun.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved