Breaking News:

Virus Corona

Media Singapura Bahas Batalnya Rencana Vaksin Covid-19 Berbayar di Indonesia, Banyak yang Protes

Media Singapura Bahas Batalnya Rencana Vaksin Covid-19 Berbayar di Indonesia, Banyak yang Protes

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
Pixabay
Ilustrasi vaksin pencegahan dari Covid-19. 

BANGKAPOS.COM -- Media Singapura membahas rencana Indonesia yang berencana mengkomersilkan vaksin Covid-19.

Penjualan swasta vaksin Covid-19 di Indonesia tertunda di tengah protes, demkian artikel The Straits Times baru-baru ini.

Rencana kontroversial oleh perusahaan farmasi milik negara Indonesia PT Kimia Farma untuk menjual vaksin Covid-19 telah tertunda.

Penjualan yang direncanakan, yang akan dimulai pada Senin (12 Juli), mendapat permintaan tinggi tetapi memicu protes marah oleh aktivis kesehatan dan anggota parlemen yang bersikeras bahwa vaksin harus diberikan secara gratis.

“Kami akan memberikan informasi lebih lanjut,” kata Corporate Secretary Kimia Farma Ganti Winarno Putro menanggapi pertanyaan dari The Straits Times tentang penundaan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan Senin malam, perusahaan menyalahkan minat besar yang dihasilkan oleh penundaan tersebut, dengan mengatakan itu akan memungkinkan Kimia Farma menghabiskan lebih banyak waktu untuk menyebarkan informasi tentang hal itu dan lebih baik mempersiapkan sistem pendaftaran untuk individu yang tertarik.

Indonesia, negara terpadat di Asia Tenggara, telah sepenuhnya memvaksinasi sekitar lima persen dari 270 juta penduduknya karena bergulat dengan melonjaknya kasus Covid-19.

Pemerintah berharap untuk mencapai kekebalan kelompok pada akhir tahun melalui program vaksinasi publik yang dikombinasikan dengan kampanye pribadi yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan dibiayai oleh perusahaan yang berpartisipasi untuk mendapatkan karyawan mereka disuntik lebih cepat.

Pemerintah awalnya menyisihkan 40.000 dosis vaksin Sinopharm untuk digunakan dalam program vaksinasi swasta yang menelan biaya Rp.879.140) untuk dua dosis, termasuk biaya administrasi, di Jawa dan Bali. Program swasta itu diharapkan dapat diperluas ke daerah lain di tanah air nantinya.

Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan kepada ST bulan lalu bahwa kampanye vaksinasi swasta tidak akan menghalangi vaksinasi publik gratis.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved