Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Pangkalpinang Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Utamakan Kesehatan dan Keselamatan Siswa

Pemerintah Kota Pangkalpinang memutuskan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat.

Penulis: tidakada006 | Editor: Agus Nuryadhyn
bangkapos.com
wali-kota-pangkalpinang-maulana-aklil-alias-molen 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Kota Pangkalpinang memutuskan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat.

Keputusan tersebut diperoleh usai rapat koordinasi bersama Wali Kota Pangkalpi­nang, Maulan Aklil, gugus tugas Covid-19, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pangkalpinang, dan pihak-pihak lainnya, Senin (12/7/2021).

“Sudah sewajarnya anak-anak kita kembali ke sekolah, belajar di sekolah, bertemu dengan guru-gurunya. Ini yang kita harapkan dari dahulu. Satu minggunya dibatasi dua kali pertemuan saja hingga satu kelasnya juga dibatasi 15-25 persen,” kata Molen, sapaan akrab Maulan Aklil.

“Yang paling utama kan kesehatan anak-anak kita. Tidak apa-apa kita coba sedikit-sedikit, yang penting bertahap,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi mengatakan, jika pihak sekolah sudah siap, PTM terbatas bisa dilaksanakan mulai hari ini, Selasa (13/7).

Paling lambat, setelah Iduladha atau 23 Juli 2021, semua sekolah di Pangkalpinang sudah melaksanakan PTM terbatas.

Pelaksanaannya nanti, lanjut Eddy, dibagi menjadi dua sif. Pertama, pukul 07.30-09.30 WIB. Kedua, pukul 10.00-12.00 WIB.

“Satu kelasnya 25 persen, maksimal 15 orang satu kelas. Kita sudah buatkan surat edarannya, mungkin dalam minggu-minggu ini sekolah sudah dapat dilaksanakan,” katanya.

Baca juga: Palsukan Surat Rapid Tes Antigen, 2 Pelaku Diisolasi di Tahanan, Ternyata Positif Covid-19

Baca juga: Pelaku Yayat Keluar Masuk Penjara, Bersama Lilik Ditangkap Terkait Kasus Pencurian

“Dalam pelaksanaan PTM, satuan pendidikan wajib memastikan dan memperbarui kesiapan sarana dan prasarana, tim gugus covid sekolah, serta berkoordinasi dengan komite sekolah serta orang tua peserta didik terkait dengan kesediaan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas (dengan surat pernyataan). Sementara bagi orang tua yang berkeberatan mengikuti PTM, dapat diberikan pembelajaran secara daring,” tutur Eddy.

Dia menegaskan, pembelajaran tatap muka secara terbatas tidak mengejar target ketercapaian kurikulum, melainkan mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik.

“Penyelenggaraan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dan pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan wajib menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” ujarnya.

Menurut Eddy, kesehatan dan psikologis para peserta didik jauh lebih penting. Dengan demikian, ia terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat dalam dunia pendidikan.

“Kita, Kota Pangkalpinang, juga sudah mencoba tahun pelajaran yang kemarin melaksanakan tatap muka, hampir lima bulan kita tatap muka dan alhamdulillah aman. Insyaallah nanti ke depan akan kita evaluasi untuk memberikan yang terbaik dalam satuan pendidikan,” kata Eddy. (t2)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved