Breaking News:

Pemkab Bangka Tengah Validasi Data Pengguna Gas Elpiji 3 Kilogram

Wakil Bupati Bangka Te­ngah, Herry Erfian meminta kepada seluruh camat agar segera memvalidasi data pengguna elpiji subsidi ukuran 3 kg di wilayahnya.

Penulis: tidakada003 | Editor: Agus Nuryadhyn
Bangka Pos/Sela Agustika
RAPAT PENDATAAN KONSUMEN - Wabup Bateng, Herry Erfian saat hadir dalam rapat pembahasan pendataan konsumen penggunaan elpiji 3 kg di Ruang Rapat Wakil Bupati Bateng, Senin (12/7). 

BANGKAPOS.COM - Wakil Bupati Bangka Te­ngah, Herry Erfian meminta kepada seluruh camat agar segera memvalidasi data pengguna elpiji subsidi ukuran 3 kg di wilayahnya.

Hal ini disampaikan Erfian dalam rapat pembahasan pendataan konsumen penggunaan elpiji subsidi dan penunjukan user maker program Brizzi LPG Card tingkat kelurahan/desa di wilayahnya, Senin (12/7/2021).

“Salah satu penghambat dalam distribusi LPG tabung gas 3 kg yang tepat sasaran ini adalah validasi data yang masih bermasalah di setiap kecamatan. Di mana untuk wilayah di Bangka Tengah yang benar-benar datanya terealisasi 100 persen hanya di Kecamatan Namang, namun untuk kecamatan yang lain kita akui belum,” kata Erfian.

Diakui Erfian, sejauh ini distribusi elpiji tabung gas 3 kg masih belum tepat sasaran.

Di mana masih banyak masyarakat kategori mampu masih menggunakan tabung gas 3 kg ini.

“Padahal sebenarnya pemerintah memberlakukan adanya elpiji tabung gas 3 kg ini untuk masyarakat menengah ke bawah, tapi kenyataannya masih sangat banyak masyarakat yang tergolong mampu masih menggunakan tabung gas 3 kg, sehingga program Brizzi LPG Card ini dicanangkan sebagai salah satu upaya agar penerimanya tepat sasaran,” jelas Erfian.

Diakuinya, sampai saat ini pihaknya masih belum menerima regulasi dari pemerintah provinsi terkait siapa yang berhak mengunakan atau menerima elpiji tabung gas 3 kg ini.

“Program ini merupakan keinginan Pak Gubernur agar pengguna tepat sasaran. Kami Pemkab Bangka Tengah masih menunggu regulasinya, karena memang tidak ada regulasi khusus yang mengatur siapa yang berhak. Tetapi jika dari Pemprov sudah memberikan peraturan terkait siapa yang berhak untuk menerima, tentu itu dapat menjadi acuan kita, sehingga masyarakat pun dapat menerima dengan senang hati peraturan yang diberlakukan,” ujar Erfian.

Menurutnya, jika memang sudah ada regulasi yang ditetapkan, maka pihaknya akan lebih mudah mendata dan menentukan siapa yang berhak menerima penggunaan elpiji ini.

“Jadi jika kita sudah memiliki acuan, tentu semuanya akan jauh lebih mudah untuk perangkat desa, kelurahan, dan kecamatan dalam menentukan siapa yang berhak menerima elpiji tabung gas 3 kg ini,” jelasnya. (t3)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved