Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Rekor! Kasus Baru Corona di Babel Hari Ini Tembus 516, Meninggal Dunia 12 Orang

Satgas Covid-19 Babel melaporkan rekor baru kasus positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung dengan 516 kasus baru dan meninggal dunia 12 kasus.

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Riki Pratama
Gubernur Babel Erzaldi Rosman. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Satgas Covid-19 Babel melaporkan rekor baru kasus positif Covid-19 terjadi di Provinsi Bangka Belitung dengan 516 kasus baru dan meninggal dunia 12 kasus, Selasa (13/7/2021) hari ini.

Kasus ini merupakan tertinggi, selama satu tahun Pandemi Covid-19 melanda Bangka Belitung.

Gubernur Babel Erzaldi Rosman, juga mewanti-wanti kepala daerah untuk dapat mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di setiap daerahnya.

"Dengan tambahan kasus ini harus kita antisipasi betul minta masyarakat dan pimpinan daerah bersikap dan Kota Pangkalpinang tertinggi dengan 234 kasus," ujar Erzaldi Rosman kepada Bangkapos.com, Selasa (13/7/2021) di sela kunjunganya ke RS Covid-19.

“Dalam hal ini, segera kita mengambil kebijakan mendisiplinkan masyarakat kita betul-betul. Harus waspada dengan lonjakan ini membuat kondisi semakin tidak baik," katanya lagi.

Erzaldi meminta kepala daerah dalam mengambil kebijakan penekanan Covid-19, untuk mementingkat ekonomi di masyarakat yang harus tetap berjalan.

"Dalam mengambil kebijakan juga harus memberikan pertimbangan kondisi ekonomi masyarakat harus diutamakan upaya perekonomi harus terus berjalan. Untuk jam malam kan sudah diberlakukan sampai pukul 22.00 WIB," ujarnya.

Selain itu, dia juga memberikan masukan berkaitan pemberlakuan jam malam untuk setiap kafe dan tenpat hiburan lain yang harus diimbangi dengan melihat kepadatan masyarakat.

"Sekarang begini pemberlakukan jam malam ia tetapi tidak diimbangi dengan kepadatan masyarakat di suatu tempat tidak akan berefek. Besok kami akan rapat mengusulkan untuk mengurangi jumlah pengunjung di setiap fasilitas masyarakat menjadi 50 persen," terangnya.

Dia mengatakan, nantinya akan dilakukan kesepakatan penanda tangan bersama pelaku usaha, yang kedapatan melakukan penambahan kursi tidak sesuai sehingga membuat kepadatan, akan langsung diberikan sanksi.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved