Breaking News:

Tingkatkan Potensi Generasi Muda, Pemprov. Babel Buka Peluang Hingga ke Jerman

10 putra-putri terpilih asal Bangka Belitung, siap berangkat ke Jerman setelah menyelesaikan program pembelajar di Yayasan Esa Sinergi Ausbildung.

Penulis: iklan bangkapos | Editor: El Tjandring
Diskominfo Babel
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat mengadakan audiensi dengan Ketua Yayasan Esa Sinergi Ausbildung dan tim, di Ruang Kerja Gubernur Babel, Senin (12/06/2021). 

BANGKAPOS.COM - Sepuluh putra-putri terpilih asal Kepulauan Bangka Belitung (Babel), siap berangkat ke Jerman setelah menyelesaikan program pembelajaran di Yayasan Esa Sinergi Ausbildung.

Program ini mengundang anak-anak muda Babel untuk bergabung melanjutkan pendidikan, sekaligus bekerja di Jerman dengan mengedepankan para siswa di bidang teknik atau teknologi.

"Momennya sangat pas, di saat orang-orang sedang sulit mencari pekerjaan, yayasan ini datang memberi peluang. Terutama bagi siswa-siswa Bangka Belitung yang baru menyelesaikan studinya tapi masih belum tahu harus melanjutkan ke mana, kita bisa tawarkan program ini," ungkap Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat mengadakan audiensi dengan Ketua Yayasan Esa Sinergi Ausbildung dan tim, di Ruang Kerja Gubernur Babel, Senin (12/06/2021).

"Program vokasi ini bagus sekali dan jangan disia-siakan. Untuk itu, kita akan melakukan penjajakan terlebih dahulu atas tawaran kerjasama ini. Nantinya, pihak yayasan dapat bekerja sama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bangka Belitung dengan didampingi oleh Dinas Pendidikan Babel. Pemprov Babel dalam hal ini akan mendukung penuh," tambahnya.

Gubernur Erzaldi dalam kesempatan ini didampingi sang istri, Melati Erzaldi mengapresiasi perwakilan dua orang putri daerah asal Babel, Ella Cika Noviana (19th) kelahiran Penganak Jebus, dan Kesia (21th) kelahiran Sungailiat.

Kedua putri daerah ini adalah perwakilan dari 10 orang anak Bangka yang menyempatkan diri untuk bertemu secara langsung dengan Gubernur Erzaldi. 10 orang ini sudah memastikan diri akan berangkat ke Jerman pada awal Agustus 2021 nanti.

Penerima Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik ini melakukan komunikasi terbuka, Gubernur Erzaldi bertanya terkait penghasilan dan keuntungan selama nanti bekerja di Jerman. Jawaban dari pertanyaan tersebut harus dijelaskan dalam bahasa Jerman.

"Berapa lama kamu ikut dalam program ini? Pekerjaan apa yang didapat di Jerman? Sudah tanda tangan kontrak? Gaji berapa? Berapa biaya hidup di sana?" tanya pria yang fokus dengan pendidikan ini.

Keduanya kemudian menjawab pertanyaan gubernur menggunakan bahasa Jerman dengan lancar. Yaitu, selama pandemi mereka telah belajar di yayasan selama dua tahun. Di Jerman, mereka akan ditempatkan di manajement restoran hotel bintang lima dan telah menandatangani kontrak kerja sejak bulan Februari 2021 lalu. Gaji yang akan diterima sebesar 800 euro, yang jika dirupiahkan sekitar Rp13.600.000 per bulan, dengan tidak menanggung biaya tinggal. Dalam artian, pihak hotel menanggung semua biaya. Kedua putri ini adalah siswa lulusan SMA Harapan Sungailiat dan SMK Karya Parit Tiga.

Penjelasan ini mengundang decak kagum Gubernur Erzaldi. Di usia muda, mereka telah berhasil membuktikan potensinya dan berkarya di negeri orang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved