Breaking News:

Apa Itu Nilam? Tanaman Bahan Baku Minyak Atsiri untuk Kosmetik, Harganya Lebih Mahal daripada Timah

Harga minyak Nilam di daerah tertentu bahkan mencapai Rp500 ribu per kilogram. Tanaman ini mulai dibudidaya sejumlah petani di Bangka Selatan, Babel.

Penulis: Dedy Qurniawan (CC) | Editor: Dedy Qurniawan
Bangka Pos/Jhoni Kurniawan
Petani Nilam Azib (bertopi putih) bersama Ketua HKTI Bangka Selatan Yopi saat menunjukkan tanaman Nilam di Desa Air Bara, Senin (12/7/2021) 

BANGKAPOS.COM - Tanaman Nilam kini jadi sumber pendapatan bagi sejumlah petani di Desa Air Bara.

Azib adalah satu di antaranya.

Bermodal pengetahuan yang diperoleh dari sosial media, Azib memulai usahanya membudidayakan Nilam di kebun seluas satu hektare di Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan pada akhir 2020 lalu.

Ia mulai menenam Nilam Aceh yang dibeli dari petani di Garut, Jawa Barat.

Harga plus ongkos kirimnya Rp1.000,- per batang.

Sebanyak 21 ribu bibit Nilam Aceh ditanam saat itu.

"saat itu saya bingung mau menanam apa karena memang pekerjaan saya sebagai petani. Saya terpikir untuk menanam tanaman Nilam yang tidak perlu memakan waktu lama dan dapat dipanen dengan cepat," ujar Azib, Senin (12/7/2021).

Karena yakin atas potensi Nilam, Azib tak hanya menanam.

Dia juga membeli alat penyulingan untuk mengolah Nilam menjadi minyak nilam, satu dari beberapa jenis minyak Atsiri.

Ya, minyak Nilam adalah salah satu jenias minyak Atsiri yang bisa digunakan untuk pewangi pakaian ataupun perekat pewangi yang dapat dicampur dengan wewangian lainnya.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved