Breaking News:

Berita Kriminal

Dugaan Pemalsuan Surat Test Antigen, Sukirman Sayangkan Tindakan Dua Oknum CPNS    

Bupati Bangka Barat (Babar), Sukirman menyayangkan tindakan oknum CPNS yakni HP (33) dan RJ (36) yang kini sudah berstatus sebagai tersangka, atas

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Bupati Bangka BArat Sukirman.(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bupati Bangka Barat (Babar), Sukirman menyayangkan tindakan oknum CPNS yakni HP (33) dan RJ (36) yang kini sudah berstatus sebagai tersangka, atas tindak pidana terkait dugaan pemalsuan surat test antigen.

"Kami menyayangkan karena CPNS itu orang yang kita harapkan, menjadi sumber daya yang ada di Kabupaten Bangka Barat. Bahkan mereka sudah lulus, masih mengikuti beberapa pelatihan saja," ujar Sukirman, Rabu (14/07/2021).

Sebelumnya diketahui kejadian bermula dari diamankannya HP pada Rabu (07/07/2021), setelah HP hendak berangkat dari Pelabuhan Tanjung Kalian menuju Pelabuhan Tanjung Api-api.

Diketahui HP yang diduga merupakan oknum CPNS Kabupaten Bangka Barat ini menggunakan, surat rapid test antigen palsu dengan mencatut nama dokter dari RSUD Sejiran Setason.

Aksi HP diketahui petugas yang sempat curiga terhadap surat yang diduga antigen palsu, lantaran isi Kop surat yang dikeluarkan dari RSUD Sejiran Setason tidak berwarna

"Jadi pesan yang pertama jangan lagi untuk melakukan hal-hal yang melanggar, apalagi menjual nama orang kemudian di sini ada institusi yang dibawa," tuturnya.

Lebih lanjut Sukirman memastikan tidak akan menutup-nutupi, terkait proses hukum yang menyeret oknum CPNS di lingkungan Pemkab Bangka Barat.

"Kalau soal rasa kita kasihan, tapi undangan-undang melarang. Setidaknya kita tidak menutupi yang terjadi di wilayah kerja kita, apalagi termasuk anak-anak yang nantinya akan menjadi PNS mengabdi di sini," ucapnya.

Sementara itu akibat perbuatan tersangka, Polres Bangka Barat pun mengenakan, pasal 263 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal enam tahun

"Semua kan pernah melanggar, tapi kepada CPNS apalagi PNS bersama kami ini ayo Pak Haji tidak mau lagi," katanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved