Breaking News:

Berita Bangka

Siswi SMKN 2 Sungailiat Ini Menangis saat Karantina di Wisma Atlet, Bingung Jauh dari Keluarga

Seorang Siswi SMKN 2 Sungailiat bersama keenam teman kelasnya harus pasrah menjalani karantina di Wisma Atlet, Jakarta tanpa didampingi oleh siapapun.

Penulis: Magang2 | Editor: nurhayati
Dok/Miranda
Miranda (17), Siswa SMAN 2 Sungailiat Saat Menjalani Karantina Di Wisma Atlet, Jakarta. 

"Anaknya pendiem dan rada pemalu, jadi enggak enakan kalau mau minta apa-apa ke orang lain," kata Vera.

Kekhawatiran Vera semakin menjadi-menjadi saat mengetahui bahwa anaknya adalah satu-satunya perempuan di sana.

"Amit-amit Pak, kalau anak perempuan pasti kita lebih takut dan khawatir kalau dia di apa-apain orang, apalagi di sana enggak ada guru atau orang yang mendampingi," ujarnya.

Hampir setiap dua jam sekali ia bertukar pesan dan menelfon Miranda untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatannya.

Bahkan Vera mengaku bahwa ia sempat ingin mengirimkan paket berupa pakaian dan vitamin kepada anaknya.

"Saking khawatir nya, saya mengkhayal dan mikir, kalau jadi orang kaya saya udah nyewa pesawat buat jemput Miranda," ungkap Vera.

Ayah Miranda, Ramon (42) mengaku pasrah dan berharap anaknya segera sembuh dan bisa kembali ke Bangka Belitung.

"Ya namanya juga penyakit, ya mau gimana lagi, yang penting dia (Miranda - red) sudah menjalankan prokes," ucap Ramon.

Ramon berharap pihak sekolah, Pemkab Bangka, ataupun Pemprov Babel dapat mengirim orang sebagai pendamping siswa-siswa yang sedang karantina tersebut.

"Kasihan lah, mereka kan masih SMA, apalagi anak saya juga baru pertama kali keluar Bangka, pasti mereka bingung kalau mau ngurus ini itunya sendiri," ungkap Ramon.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved